Mamuju, nuansainfo.com – Gabungan LSM (GLS) Sulawesi Barat berharap momentum pemilihan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa di Sulawesi Barat.

Ketua GLS Sulbar, Andika Putra, mengatakan APDESI diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi kepala desa, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan desa, baik dari aspek administrasi maupun pengelolaan keuangan desa.

“Momentum pemilihan APDESI ini kami harapkan mampu menjadi cahaya di tengah berbagai tantangan tata kelola pemerintahan desa. APDESI harus bisa menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas pemerintah desa, terutama dalam administrasi dan pengelolaan keuangan,” ujar Andika Putra.

Menurut Andika, desa memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan. Desa merupakan bagian penting dari fondasi pembangunan daerah hingga nasional. Karena itu, penguatan pemerintahan desa harus menjadi perhatian bersama.

“Terbangunnya sebuah negara tidak terlepas dari kuatnya desa. Kalau desa dimarginalkan dalam proses pembangunan dan tata kelola pemerintahan, maka potensi pembangunan dari bawah bisa kehilangan arah,” tegasnya.

Ia berharap kepengurusan APDESI ke depan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat sipil.

APDESI, kata Andika, juga diharapkan dapat mendorong kepala desa dan perangkatnya untuk semakin memahami regulasi, tertib administrasi, transparan dalam pengelolaan anggaran, serta mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Yang kita harapkan adalah APDESI menjadi bagian dari solusi. Bukan hanya memperkuat organisasi, tetapi juga ikut mendorong lahirnya pemerintahan desa yang transparan, akuntabel dan mampu menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Andika menambahkan, momentum pemilihan Ketua APDESI diharapkan menjadi angin segar bagi pemerintahan desa di Sulawesi Barat.

“Kita berharap kepemimpinan APDESI ke depan mampu menyalakan obor penerangan di tengah masyarakat. Desa harus menjadi pusat pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

By Adhie