Mamuju, nuansainfo.com– Pemerintah Kabupaten Mamuju menegaskan komitmennya mendukung program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan melalui pengembangan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sumare. Komitmen itu ditunjukkan dengan penyelenggaraan Festival Nelayan Mamuju Keren yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Manakarra ke-486.
Festival tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi ruang edukasi, pelayanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
Desa Sumare menjadi salah satu dari 65 desa di Indonesia yang ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI sebagai lokasi pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama. Penetapan itu merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Kelautan dan Perikanan yang mendapat kepercayaan dan persetujuan dari pemerintah pusat.
Pemerintah Kabupaten Mamuju menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas dukungan tersebut karena dinilai menjadi langkah nyata dalam mempercepat pembangunan kawasan pesisir yang produktif dan berkelanjutan.
Festival yang dipusatkan di kawasan KNMP Desa Sumare dihadiri Bupati Mamuju, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, instansi vertikal, nelayan, pembudidaya ikan, pelaku usaha perikanan, hingga masyarakat.
Kehadiran berbagai pihak menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju, Muhammad Yusuf, SH., MH., mengatakan Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan strategi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan kawasan perikanan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mencakup penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan usaha perikanan, serta perluasan akses pemasaran hasil tangkapan dan budidaya. Seluruh upaya itu diarahkan untuk meningkatkan pendapatan nelayan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Muhammad Yusuf menyebut Festival Nelayan Mamuju Keren menjadi wadah pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkenalkan berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan KNMP Sumare. Kawasan tersebut dikelola melalui Koperasi Merah Putih Sumare sebagai pusat pengembangan ekonomi nelayan agar hasil perikanan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.
Selama festival berlangsung, masyarakat juga mendapatkan berbagai layanan seperti sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), pelayanan informasi Kartu KUSUKA, pendampingan bantuan hukum bagi nelayan, sosialisasi perlindungan melalui jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga aksi penanaman mangrove sebagai bentuk pelestarian ekosistem pesisir.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah peluncuran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Khusus Komunitas Nelayan hasil kolaborasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat.
Pos layanan tersebut dihadirkan untuk memudahkan nelayan memperoleh pendampingan hukum terkait legalitas usaha, perizinan, hingga penyelesaian sengketa di bidang kelautan dan perikanan.
Festival juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana perikanan kepada kelompok nelayan, santunan jaminan kematian bagi ahli waris nelayan, serta pelayanan terpadu bagi masyarakat pesisir.
Muhammad Yusuf berharap dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan terhadap usulan Pemerintah Kabupaten Mamuju menjadi awal dari percepatan pembangunan kawasan pesisir yang lebih maju.
Ia optimistis sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat akan menjadikan Kampung Nelayan Merah Putih Desa Sumare sebagai model pengembangan kawasan perikanan terpadu di Indonesia.
“Melalui kolaborasi ini kami berharap kesejahteraan nelayan terus meningkat, ekonomi masyarakat pesisir semakin kuat, dan sektor kelautan serta perikanan mampu menjadi pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
By Adhie

Tinggalkan Balasan