Polewali Mandar, Nuansainfo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah tancap gas memacu transformasi digital di daerahnya. Demi menghadirkan layanan publik yang lebih gesit dan transparan, Sekretaris Daerah (Sekda) Mamuju Tengah, Litha Febriani, memimpin rombongan melakukan studi tiru implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ke Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (10/6/2026).
Kunjungan yang melibatkan jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosandi) ini menjadi langkah strategis Pemkab Mamuju Tengah dalam membedah “dapur” tata kelola pemerintahan digital yang lebih integratif.
Di Polewali Mandar, rombongan dari Mamuju Tengah menggali banyak hal. Mulai dari strategi penerapan SPBE, penguatan arsitektur pemerintahan digital, integrasi layanan, hingga pengelolaan data dan pengembangan infrastruktur IT. Fokus utamanya jelas: bagaimana birokrasi bisa lebih efektif dan makin dekat dengan masyarakat lewat sentuhan teknologi.
Sekda Litha Febriani menegaskan, transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk membangun birokrasi yang adaptif.
“Transformasi digital adalah kunci untuk meningkatkan kualitas layanan. Kami ingin birokrasi di Mamuju Tengah lebih responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Litha di sela-sela kunjungan tersebut.
Diskominfosandi Kabupaten Mamuju Tengah pun kini tengah bekerja ekstra keras. Sebagai motor penggerak SPBE, mereka berkomitmen untuk mempercepat integrasi layanan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur agar cakap dalam ekosistem digital.
Hasil dari studi tiru ini diharapkan menjadi “bensin” bagi Pemkab Mamuju Tengah untuk segera mengadopsi praktik-praktik terbaik yang sudah teruji. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, diharapkan pelayanan publik di Mamuju Tengah ke depannya bakal makin cepat, mudah, dan tentu saja bebas dari kerumitan birokrasi manual.
Langkah ini menegaskan keseriusan Pemkab Mamuju Tengah dalam membangun ekosistem pemerintahan digital yang berkelanjutan. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari agenda besar reformasi birokrasi yang terus dikebut untuk menjawab tantangan zaman demi pelayanan prima bagi masyarakat.
By. Wahid

Tinggalkan Balasan