Mamuju, Nuansainfo.com– Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Aula DPRD Kabupaten Mamuju, berlangsung memanas namun tetap kondusif. Agenda utama rapat membedah persoalan krusial terkait hancurnya jalan poros Desa Pammulukang yang kian mengisolasi warga setempat. Mamuju, Rabu (22/7/2026),

RDP tersebut dipimpin langsung oleh anggota DPRD Mamuju asal Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Muhammad Nur, S.E. Rapat ini dihadiri jajaran Anggota DPRD Mamuju, Kepala Dinas PUPR Mamuju, tokoh masyarakat Desa Pammulukang, kepala dusun, Kerukunan Pelajar Pemuda Mahasiswa Pammulukang (KPPMP), hingga aliansi mahasiswa dan aktivis Kecamatan Kalukku.

Merespons aspirasi hangat warga dan dorongan dari para legislator, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamuju, Muh Taslim Sukirno, S.E., M.M., memberikan penjelasan komprehensif terkait komitmen dan penanganan akses jalan tersebut.

Taslim menegaskan bahwa akses jalan menuju Desa Pammulukang sebenarnya selalu menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju. Namun, pelaksanaannya sempat terkendala efisiensi anggaran dan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah Daerah tidak menutup mata. Sesuai arahan Ibu Bupati dan hasil koordinasi bersama Dandim Mamuju, tahun ini program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) akan dilaksanakan di Desa Pammulukang,” ujar Taslim usai RDP di DPRD Mamuju.

Taslim menjelaskan, fokus TMMD tahun ini menyasar pembangunan dan perbaikan infrastruktur pedesaan guna memperlancar akses perekonomian, mobilitas warga, serta kesejahteraan masyarakat. Program tersebut mencakup perbaikan jalan, fasilitas umum dan sosial, hingga penyediaan sanitasi dan air bersih.

Tak hanya program TMMD, Taslim membawa angin segar terkait kepastian penanganan jalan secara permanen. Ia memastikan pengerjaan fisik dengan alokasi anggaran bernilai fantastis siap dikucurkan.

Sesuai arahan Ibu Bupati, perbaikan infrastruktur akses di Desa Pammulukang tetap menjadi prioritas utama. Tahun ini kita laksanakan penyusunan Detail Engineering Design (DED) perencanaan jalannya, dan tahun depan pengerjaan fisiknya akan kita kucurkan dengan anggaran senilai Rp 4 miliar,” tegas Taslim.

Kepastian dari Pemkab Mamuju ini langsung mendinginkan suasana dan disambut positif oleh jajaran legislatif. Muhammad Nur bersama Anggota DPRD Dapil Mamuju 4 mengapresiasi langkah konkret Dinas PUPR.

Pihak DPRD menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses dari tahap penyusunan DED hingga pengucuran anggaran fisik Rp 4 miliar tersebut, demi menjawab kerinduan masyarakat Desa Pammulukang akan akses jalan yang layak.

By Adhie