Mamuju, nuanasainfo.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju tidak hanya berfokus pada pemberian jaminan sosial dan bantuan alat tangkap bagi para nelayan. Dalam momentum Hari Jadi Mamuju ke-486, Pemkab Mamuju resmi meluncurkan program perlindungan hukum gratis yang dikhususkan bagi para nelayan lokal.
Program strategis ini disampaikan langsung oleh Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi saat membuka event Eco-Fun Day Festival Nelayan Mamuju Keren di Pantai Manakarra, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (18/7/2026). Untuk merealisasikan program ini, Pemkab Mamuju menggandeng Kementerian Hukum Sulawesi Barat serta Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Kejaksaan Negeri Mamuju.
Sutinah menyoroti maraknya kasus hukum yang kerap menjerat nelayan tradisional. Menurutnya, sebagian besar kasus tersebut terjadi bukan karena kesengajaan, melainkan akibat ketidaktahuan mereka terhadap regulasi kelautan yang berlaku di Indonesia.
“Kita berkomitmen bagaimana para nelayan kita, bukan cuma di-support alat-alatnya saja, tapi kita proteksi apabila nelayan mendapatkan kasus hukum. Ada bantuan hukum gratis yang diberikan oleh Pemkab Mamuju. Kami akan berkolaborasi dengan APH,” ujar Sutinah di lokasi acara, Sabtu (18/7).
Kendati memfasilitasi bantuan hukum secara cuma-cuma, Sutinah menegaskan dirinya tidak ingin program ini justru membuat angka pelanggaran hukum meningkat. Ia berharap dinas terkait, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), lebih mengedepankan aspek pencegahan melalui sosialisasi regulasi yang masif ke perkampungan nelayan.
Sutinah menilai, keberhasilan program perlindungan ini justru diukur dari seberapa sedikit nelayan yang terjerat kasus, bukan seberapa banyak kasus yang didampingi di pengadilan.
“Kalau pendampingan hukumnya banyak, artinya banyak nelayan saya yang punya kasus hukum. Saya berharap itu diminimalisir. Jadi, sosialisasinya yang harus diperbanyak, agar nelayan paham regulasi apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” tegas Bupati perempuan pertama di Mamuju tersebut.
Melalui langkah mitigasi ini, Pemkab Mamuju berharap para nelayan dapat melaut dengan tenang, produktif, dan tetap beroperasi di dalam koridor hukum yang berlaku.
By Adhie

Tinggalkan Balasan