Surakarta, nuansainfo.com – Universitas Muhammadiyah Mamuju (UNIMAJU) menegaskan eksistensinya di panggung mahasiswa nasional. Hal ini ditandai dengan kehadiran Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIMAJU, M. Darwin S., dalam ajang bergengsi Silaturahmi Nasional (SILATNAS) BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah Indonesia (PTMAI).

Hajatan akbar aktivis kampus Muhammadiyah se-Indonesia ini berlangsung selama tiga hari, 29 hingga 31 Oktober 2026, bertempat di kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

SILATNAS BEM PTMAI bukan sekadar ajang kumpul biasa. Forum ini dirancang sebagai momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi, memupuk solidaritas yang kuat, serta membangun jembatan komunikasi dan kolaborasi yang dinamis antarlembaga mahasiswa PTMAI di seluruh pelosok negeri.

Bagi UNIMAJU, kehadiran M. Darwin S. di Surakarta membawa misi strategis yang melampaui batas partisipasi seremonial. Delegasi tunggal ini mengemban misi kelembagaan yang penting: memperkenalkan wajah Universitas Muhammadiyah Mamuju kepada ratusan perwakilan BEM PTMAI dari berbagai penjuru tanah air.

Melalui forum strategis ini, UNIMAJU menancapkan benderanya sebagai salah satu pilar perguruan tinggi Muhammadiyah di kawasan Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Barat. Langkah ini diharapkan dapat membuka mata publik nasional akan potensi besar UNIMAJU dalam menggodok kualitas sumber daya manusia, menghidupkan gerakan intelektual mahasiswa, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

M. Darwin S. Menegaskan bahwa forum SILATNAS adalah lebih dari sekadar ruang pertemuan formal. Baginya, ini adalah panggung strategis untuk merajut jejaring (networking), bertukar gagasan segar, dan memperluas daya jangkau eksistensi organisasi mahasiswa di level nasional. Ia menekankan bahwa mahasiswa tidak boleh terjebak dalam posisi penonton di tengah derasnya arus perkembangan zaman.

Sebaliknya, mahasiswa dituntut untuk menjadi aktor aktif yang mengambil bagian dalam membangun jejaring, memperkokoh kapasitas intelektual, dan melahirkan gagasan-gagasan solutif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Keikutsertaan BEM UNIMAJU dalam SILATNAS ini adalah langkah nyata untuk memperkenalkan UNIMAJU lebih luas di tingkat nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa dari Sulawesi Barat juga memiliki kapasitas, gagasan, dan semangat menyala untuk mengambil bagian dalam gerakan mahasiswa nasional,” tegas M. Darwin S. dengan penuh optimisme.

Ia juga menyemaikan harapan besar agar melalui kegiatan ini, benih-benih hubungan antarlembaga BEM PTMAI dapat terus tumbuh dan membuka peluang kolaborasi yang luas di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pengembangan organisasi, pengabdian masyarakat, hingga gerakan intelektual mahasiswa yang visioner.

Partisipasi BEM UNIMAJU dalam SILATNAS BEM PTMAI menjadi tonggak sejarah penting dalam memperluas jejaring kelembagaan sekaligus membawa nama Universitas Muhammadiyah Mamuju berkibar di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Indonesia.

.