Mamuju, nuansainfo.com – Gubernur Sulawesi Barat Dr. H. Suhardi Duka, M.M. menegaskan Kabupaten Mamuju terus menunjukkan tren pembangunan yang positif di berbagai sektor. Mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi modal penting menuju pemekaran Kota Mamuju.

Dalam sambutannya pada peringatan Hari Jadi ke-486 Mamuju, Dr. H. Suhardi Duka, M.M. menyebut perekonomian Mamuju tetap bertahan di tengah tantangan ekonomi nasional. Pada 2025, ekonomi Mamuju tumbuh di atas 4 persen, dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penopang utama ekonomi daerah serta berkontribusi besar terhadap perekonomian Sulawesi Barat.

Gubernur juga menyoroti keberhasilan Mamuju menekan angka kemiskinan. Data yang disampaikan menunjukkan tingkat kemiskinan turun dari 7,15 persen pada 2024 menjadi 6,9 persen pada 2025, lebih rendah dibanding rata-rata Provinsi Sulawesi Barat yang berada di angka 10,1 persen. Menurutnya, capaian itu menjadi bukti program pengentasan kemiskinan berjalan efektif.

Di bidang pembangunan manusia, Mamuju mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 72,77 atau masuk kategori tinggi, melampaui rata-rata IPM Sulbar yang berada di angka 71,16. Gubernur meminta capaian tersebut dipertahankan sebagai bekal menghadapi transformasi Mamuju menjadi kota otonom

Menurut Gubernur, peran Mamuju sebagai ibu kota provinsi membuat kemajuan daerah ini memberi dampak langsung terhadap pembangunan Sulawesi Barat secara keseluruhan. Karena itu, Pemerintah Provinsi mengalokasikan sekitar Rp155 miliar pada APBD 2026 untuk mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Mamuju.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menegaskan bahwa agenda strategis yang kini terus didorong adalah pemekaran Kota Mamuju. Ia mengungkapkan dokumen akademik sebagai dasar usulan pembentukan daerah otonomi baru telah rampung dan mendapat dukungan dari Komisi II DPR RI.

“Pemekaran Kota Mamuju bukan sekadar perubahan administrasi, tetapi merupakan lompatan strategis untuk meningkatkan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, serta mendorong generasi muda menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu membawa Mamuju bersaing di tingkat nasional maupun global.

By Adhie