Nuansainfo.com, Mamuju — Kabar terhentinya sementara pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut menuai kekecewaan dari pihak sekolah. Program yang selama ini dinikmati para siswa tersebut kini tidak lagi diterima untuk sementara waktu.

Hal itu disampaikan Darmayanti, salah seorang pihak di SMP Negeri 3 Mamuju. Ia mengaku kecewa setelah mendengar pemberitahuan mengenai penghentian sementara pelayanan MBG.

Menurut Darmayanti, apabila persoalan yang terjadi hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, seharusnya hal tersebut tidak sampai membuat hak para penerima manfaat terhenti.

“Iya, saya merasa kecewa mendengar pemberitahuan sementara pelayanan MBG. Kalau ini cuma persoalan administrasi, jangan sampai hak penerima manfaat dihilangkan,” ujar Darmayanti.

Ia mengatakan, program MBG selama ini telah dirasakan manfaatnya oleh para siswa. Karena itu, penghentian secara tiba-tiba tentu dapat menimbulkan kekecewaan, terutama bagi anak-anak yang sudah terbiasa mendapatkan makanan bergizi melalui program tersebut.

Darmayanti mengaku tidak dapat membayangkan bagaimana kekecewaan para siswa ketika program yang selama ini mereka terima tiba-tiba tidak lagi tersedia.

“Selama ini program MBG dirasakan oleh anak-anak, tiba-tiba hilang. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana kekecewaan siswa,” katanya.

Ia berharap persoalan yang menjadi kendala dapat segera diselesaikan sehingga pelayanan MBG kembali berjalan. Menurutnya, keberlanjutan program tersebut sangat dinantikan oleh para siswa sebagai penerima manfaat.

Darmayanti berharap persoalan administrasi tidak berlarut-larut dan pelayanan MBG dapat segera kembali dinikmati para siswa.

Terhentinya sementara program tersebut kini menjadi perhatian pihak sekolah, dengan harapan adanya penyelesaian dari pihak terkait agar anak-anak kembali mendapatkan manfaat program MBG sebagaimana sebelumnya.