Mamuju, nuansainfo.com – Arifain Makullau, SH., MH., meninjau langsung penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Inpres Tampapadang (Tampa Pangale), Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas gizi makanan sekaligus menjalankan aksi kemanusiaan bagi para siswa kurang mampu.

Dalam kunjungannya ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Simboro 2 tersebut, Arifain tidak hanya mengontrol rasionalitas menu dan kelayakan makanan yang disajikan kepada siswa. Ia juga menyisir ruang-ruang kelas untuk melihat langsung kondisi para murid, khususnya terkait kelayakan pakaian hingga tas sekolah yang mereka gunakan.
“Jika ditemukan ada murid yang pakaian atau tasnya sudah tidak layak pakai, kami minta kepala sekolah segera mengusulkannya ke pihak dapur. Nanti laporan itu diteruskan ke mitra SPPG Simboro 02 untuk disiapkan bantuannya,” ujar Arifain Makullau kepada wartawan. Mamuju, 15/9/2026

Arifain menegaskan, aksi kepedulian sosial ini bukanlah hal baru. Gerakan kemanusiaan tersebut telah menjadi agenda rutin yayasan setiap kali melakukan pemantauan program MBG di berbagai satuan pendidikan.
Dorong Perekonomian Petani dan Peternak Lokal
Tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi anak sekolah dan bantuan perlengkapan belajar, Yayasan Marang Sukamaju juga aktif membina ekosistem perekonomian warga sekitar.
Sebelum program MBG berjalan, yayasan ini secara konsisten memberikan pendampingan dan bantuan pengembangan bagi para petani serta peternak lokal. Langkah ini diambil agar masyarakat sekitar lokasi SPPG maupun mitra kerja sama dapat meningkatkan hasil panen dan kualitas ternak mereka.

“Kami ingin keberadaan SPPG ini memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain gizi anak-anak terpenuhi, perekonomian warga—khususnya petani dan peternak lokal yang menyuplai bahan pangan—juga ikut tumbuh dan berkembang,” tutupnya.
By Adhie

Tinggalkan Balasan