Mamuju nuansainfo.com- Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Daerah (Distransnaker) Provinsi Sulawesi Barat, H. Andi Farid Amri, S.Sos., M.M., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober sebagai momentum memperkuat persatuan dan mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa.
“Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga keutuhan ideologi negara serta mempererat tali persaudaraan antar sesama warga bangsa,” kata Andi Farid Amri di Mamuju.
Menurut Andi Farid, nilai-nilai Pancasila sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk, termasuk di wilayah Sulawesi Barat. Prinsip persatuan dan kesatuan harus terus dirawat untuk menciptakan kondusivitas, khususnya di lingkungan kerja dan ketenagakerjaan.
Ia menekankan pentingnya menerapkan kearifan lokal yang sejalan dengan semangat Pancasila, seperti ungkapan “Malaqbi di pa’mai, masero di pikkiri” yang berarti mulia dalam hati dan bersih dalam pikiran. Nilai tersebut dinilai menjadi modal sosial penting dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah perbedaan.
“Sikap mulia dalam hati dan bersih dalam pikiran akan melahirkan rasa saling menghormati, toleransi, serta semangat gotong royong demi kemajuan daerah dan kesejahteraan tenaga kerja di Sulawesi Barat,” ujarnya.
Distransnaker Sulbar juga terus berkomitmen mendukung program-program pembangunan daerah yang berlandaskan pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat, sejalan dengan amanat sila kelima Pancasila.
Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober ini, Andi Farid berharap masyarakat Sulawesi Barat dapat terus menjaga komitmen bersama untuk mempertahankan Pancasila sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
By Adhie

Tinggalkan Balasan