Mamuju, nuansainfo.com – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Marhaenis (DPC GPM) Mamuju menyampaikan dukungan terhadap langkah dan komitmen Kapolresta Mamuju dalam memberantas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Mamuju, khususnya di Kecamatan Kalumpang.
GPM Mamuju menilai langkah aparat kepolisian dalam melakukan penindakan terhadap aktivitas pertambangan ilegal merupakan bagian penting dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta keberlanjutan lingkungan dan ruang hidup masyarakat.
Kapolresta Mamuju dinilai telah menunjukkan respons terhadap persoalan PETI di Kecamatan Kalumpang dengan melakukan penindakan terhadap oknum yang diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal. Langkah tersebut, menurut GPM Mamuju, perlu diapresiasi sebagai bentuk kehadiran negara dalam menegakkan hukum di tengah masyarakat.
“GPM Mamuju memberikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah Kapolresta Mamuju dalam menindak aktivitas pertambangan tanpa izin di Kecamatan Kalumpang. Ini menunjukkan bahwa kepolisian hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Putera GPM Mamuju.
GPM Mamuju juga berharap penegakan hukum terhadap PETI dilakukan secara konsisten, transparan, dan tidak tebang pilih, sehingga seluruh pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut GPM Mamuju, persoalan pertambangan ilegal tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyangkut kondisi lingkungan, keselamatan masyarakat, serta keberlangsungan ruang hidup warga lokal. Karena itu, penanganannya membutuhkan pengawasan dan penegakan hukum yang berkelanjutan.
GPM Mamuju mendorong Polresta Mamuju untuk terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mencegah kembali maraknya aktivitas PETI di Kecamatan Kalumpang dan wilayah lainnya.
“Kami berharap komitmen pemberantasan PETI ini tidak berhenti pada penindakan, tetapi dilanjutkan dengan pengawasan yang berkelanjutan. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa hukum benar-benar hadir dan berlaku secara adil bagi semua,” tegas Ketua GPM Mamuju.
GPM Mamuju menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan lingkungan dan aktivitas pertambangan di Kabupaten Mamuju dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta supremasi hukum.
Rilis***

Tinggalkan Balasan