Nuansainfo.com, Mamuju Tengah — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi kekeringan serta risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) seiring masuknya musim kemarau.
Bupati Mamuju Tengah meminta warga mengambil langkah-langkah pencegahan dini untuk meminimalkan dampak kemarau panjang dan potensi bencana kebakaran.
“Mari bersama jaga lingkungan, cegah Karhutla, dan lindungi keselamatan masyarakat,” demikian pernyataan resmi Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui keterangan tertulisnya.
Dalam imbauannya, Pemkab Mamuju Tengah menekankan empat poin utama bagi masyarakat:
-
Penghematan Air: Menggunakan pasokan air bersih secara bijak dan hemat.
-
Larangan Membakar Lahan: Dilarang keras membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara dibakar.
-
Pelaporan Titik Api: Segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi atau munculnya titik api (hotspot).
-
Bantuan Air Bersih: Segera menginformasikan atau melaporkan jika ada warga di wilayahnya yang mengalami krisis air bersih.
Guna memastikan penanganan krisis air dan pencegahan Karhutla berjalan efektif, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah telah resmi mengaktifkan Posko Satuan Tugas (Satgas). Pengaktifan posko ini ditujukan untuk merespons cepat setiap laporan warga terkait potensi karhutla maupun pendistribusian bantuan air bersih ke daerah-daerah terdampak.
BY Wahid

Tinggalkan Balasan