Mamuju Tengah, Nuansainfo.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyiapkan sebanyak 3.500 kilogram (kg) atau 3,5 ton beras guna membantu meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mateng, H. Amrullah, di Mamuju Tengah, Kamis, menyampaikan bahwa pelaksanaan GPM kali ini diselenggarakan secara serentak se-Indonesia dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2026.

“Hingga hari ini, GPM telah dilaksanakan sebanyak 10 kali secara mandiri, ditambah kolaborasi dengan Pengurus PKK Kabupaten sebanyak lima kali, sehingga total keseluruhan mencapai 15 kali sejak awal tahun,” ujar Amrullah.

Selain beras sebanyak 3,5 ton, pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Mateng juga mendistribusikan sejumlah komoditas pangan penting lainnya dengan harga terjangkau. Komoditas tersebut meliputi 360 liter minyak goreng, 100 kg gula pasir, 100 kg tepung terigu, 200 rak telur, masing-masing 50 kg bawang merah dan bawang putih, serta masing-masing 10 kg cabai rawit dan cabai keriting.

Pelaksanaan GPM yang dipusatkan di pelataran Tugu Benteng Kayu Mangiwang, Desa Tobadak, tersebut mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya warga dari Kecamatan Tobadak dan Topoyo.

Warga setempat berharap program intervensi pasar ini dapat terus berlanjut secara berkala guna menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.