Mamuju, nuansainfo.com – Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Petani Peternak Muda Keren (PPMK) bersama siswa PKL SMKN Sulawesi Barat membagikan 1.200 bibit cabai rawit gratis kepada masyarakat di Jalan Arteri, Kabupaten Mamuju, Minggu (23/8).

Setiap warga mendapatkan lima polybag bibit cabai untuk dibudidayakan di pekarangan rumah masing-masing. Bibit tersebut merupakan bantuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan.

Direktur P4S PPMK, Muhammad Padil, S.TP, menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Sulbar dan Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan, Hamdani Hamdi, S.IP., M.Si., atas dukungan terhadap sektor pertanian masyarakat.

“Bibit tersebut kami salurkan langsung kepada masyarakat agar dapat ditanam di pekarangan rumah,” ujar Muhammad Padil di Mamuju, Minggu.

Padil menjelaskan, aksi ini tidak hanya bertujuan mengajak warga gemar bertani, tetapi juga menjadi langkah konkret menekan laju inflasi di Sulbar melalui penguatan produksi komoditas hortikultura. Cabai merupakan bahan pangan dengan tingkat konsumsi tinggi yang harganya fluktuatif, sehingga pemanfaatan pekarangan diharapkan bisa menopang kebutuhan dapur rumah tangga.

Keterlibatan para siswa PKL SMKN Sulbar dalam persiapan hingga penyaluran bibit juga dijadikan sebagai sarana edukasi lapangan. Hal ini bertujuan membentuk generasi muda yang tidak hanya paham teori, tetapi memiliki kepedulian sosial.

Padil menegaskan bahwa kondisi cuaca tidak boleh menjadi penghalang untuk produktif. Dengan manajemen air yang efektif, budidaya pekarangan tetap dapat berjalan optimal.

“Tetap menanam walau kemarau melanda, dan nikmati hasilnya,” tegas Padil.

Melalui sinergi antara Pemprov Sulbar, P4S PPMK, dan pelajar, gerakan ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus menjaga stabilitas harga pangan lokal.

By. Adhie