Transparansi Program Strategis Nasional MBG di Sulawesi Barat Dipertanyakan, Awak Media Diusir Saat Peliputan

Sulawesi Barat117 Dilihat

Mamuju, nuansainfo.com –Pelaksanaan kegiatan pengarahan dan evaluasi terkait Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlangsung di Ballroom Hotel d’Maleo, Mamuju, Kamis (30/4/2026), menuai sorotan tajam. Pasalnya, keterbukaan informasi publik dalam agenda penting tersebut dinilai tertutup bagi awak media.

Kejadian bermula saat sejumlah pewarta hendak melakukan peliputan pada kegiatan yang dihadiri langsung oleh Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN, Brigjen TNI Rudi Setiawan. Meski sebelumnya pihak media telah melakukan konfirmasi kepada Koordinator MBG untuk meliput jalannya acara, namun di lokasi kegiatan, panitia justru melakukan pelarangan.

“Dari mana pak, Kegiatan ini tidak bisa diliput,” ujar salah satu panitia saat meminta awak media untuk meninggalkan ruangan tanpa memberikan alasan teknis yang jelas.

Tindakan pengusiran ini memicu tanda tanya besar mengenai transparansi pelaksanaan program MBG di wilayah Sulawesi Barat. Sebagai Program Strategis Nasional (PSN) yang menyentuh kepentingan publik dan menggunakan anggaran negara, proses evaluasi dan pengarahan terhadap Ka SPPG, Mitra, dan Yayasan seharusnya dapat diakses oleh masyarakat melalui pemberitaan media.

Sikap tertutup panitia di lapangan dianggap kontradiktif dengan semangat akuntabilitas program nasional. Jika sebuah agenda evaluasi program strategis dilakukan secara tertutup tanpa alasan urgensi keamanan negara, maka wajar jika publik mulai mempertanyakan ada apa di balik pelaksanaan teknis MBG di Mamuju.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pihak penyelenggara mengenai alasan spesifik pelarangan peliputan tersebut, padahal koordinasi awal telah diupayakan oleh para pewarta

By Adhie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *