Sambut Pelantikan Pengurus 2025–2030, KKSS Sulbar Gelar Pasar Murah Hingga Pameran Budaya

Mamuju, nuansainfo.com — Menyambut pelantikan dan pengukuhan Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Sulawesi Barat masa bakti 2025–2030, KKSS Sulbar menggelar berbagai kegiatan sosial dan budaya yang dipusatkan di Kompleks Rumah Adat Mamuju, 6/2/2026

Beragam kegiatan digelar dalam rangkaian acara tersebut, mulai dari pasar murah, pameran benda pusaka, pameran UMKM, pertandingan domino, hingga hiburan rakyat. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Ketua BPW KKSS Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Haedar Harun, M.Pd., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan memadukan unsur sosial, ekonomi, dan budaya demi menyukseskan pelantikan dan pengukuhan pengurus KKSS Sulbar periode 2025–2030.

Pelantikan ini kami kombinasikan dengan berbagai kegiatan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Haedar Harun.

Ia mengungkapkan, ” jumlah pengunjung pada hari pertama mencapai sekitar 500 orang. Pihaknya menargetkan jumlah pengunjung meningkat hingga lebih dari 1.000 orang pada hari berikutnya.”

Di sisi lain, salah satu pengunjung, Ilham, mengaku bangga dengan kegiatan yang digelar KKSS Sulbar. Menurutnya, pasar murah yang disediakan sangat membantu masyarakat di tengah sulitnya mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Harganya di bawah pasaran, ini memberi angin segar bagi masyarakat. Selain itu, pameran pusaka yang ditampilkan bukan sekadar benda bersejarah tapi memberikan nilai nilai leluhur dan budaya, tetapi juga memberikan hiburan dan edukasi budaya bagi pengunjung,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulawesi Barat merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang mewadahi perantau asal Sulawesi Selatan yang berdomisili di Provinsi Sulawesi Barat. Organisasi ini menjadi wadah silaturahmi, pelestarian budaya, serta berperan aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *