Workshop Inisiasi Pengembangan Produk Turunan Sawit Dorong Nilai Tambah UMKM dan Petani di Sulawesi Barat

Sulawesi Barat98 Dilihat

Mamuju, 23 April 2026 – Kegiatan Workshop Inisiasi Pengembangan Produk UMKM Turunan Sawit sebagai Unit Bisnis Koperasi untuk Peningkatan Nilai Tambah Petani sukses digelar di Maleo Waterpark, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan ekonomi petani sawit melalui pengembangan produk turunan berbasis koperasi.

Workshop tersebut diinisiasi oleh Serikat Petani Kelapa Sawit Sulawesi Barat dan menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah serta sektor UMKM guna memberikan pemahaman terkait peluang hilirisasi komoditas sawit.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, S.E., M.Si., yang turut hadir sekaligus menutup kegiatan, menegaskan pentingnya tindak lanjut nyata dari workshop tersebut.

“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus ada tindak lanjut yang konkret. Dari paparan para narasumber, kita sudah memiliki gambaran langkah yang perlu disiapkan ke depan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa komoditas kelapa sawit masih menjadi sektor unggulan nasional, terlebih dalam kondisi geopolitik global saat ini yang mendorong meningkatnya kebutuhan Crude Palm Oil (CPO) untuk berbagai sektor, termasuk pangan dan energi seperti biofuel.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan perkebunan sawit.

“Perkebunan tidak bisa berdiri sendiri, begitu juga pemerintah. Diperlukan sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, pusat, serta para petani dan asosiasi untuk mengintegrasikan seluruh program yang ada,” tambahnya.

Ia juga menyinggung berbagai program strategis seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), dukungan sarana dan prasarana, serta penguatan kelembagaan petani yang terintegrasi dengan dukungan pendanaan dari BPDPKS.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal terbentuknya unit bisnis koperasi berbasis produk turunan sawit yang mampu memberikan nilai tambah bagi petani di Mamuju dan sekitarnya.

Di akhir kegiatan, Muh. Faizal Thamrin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan cakupan yang lebih luas.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Gubernur Sulawesi Barat yang sedianya membuka acara, namun berhalangan hadir karena agenda lain.

 “Semoga ke depan kegiatan ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi awal kolaborasi yang lebih luas antar asosiasi dan stakeholder,” tutupnya.

By Adhie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *