Koperasi Tanpa Iuran Perlu Dikawal, Jangan Sampai Hilangkan Prinsip Kemandirian

Nasional75 Dilihat

Jakarta, Nuansainfo.com– Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tengah menjadi perbincangan hangat setelah Direktur Utama Joao Angelo De Sousa menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu membayar iuran untuk menjadi anggota. Menanggapi hal tersebut, pemerhati ekonomi kerakyatan, Muh. Arifain Makkulau, memberikan catatan kritis.

Dalam keterangannya yang disampaikan melalui sambungan telepon via WhatsApp (3/5/2026), Arifain menegaskan bahwa kebijakan ini perlu dikawal secara serius agar tidak menggeser prinsip dasar koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat.

Menurut Arifain, koperasi bukan sekadar instrumen untuk mendistribusikan program pemerintah, melainkan sebuah wadah ekonomi yang dibangun atas dasar partisipasi dan rasa memiliki.

Kita tentu mengapresiasi niat baik untuk mempermudah akses masyarakat. Namun koperasi tidak boleh kehilangan ruhnya. Tanpa kontribusi anggota, ada risiko hilangnya rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam pengelolaan,” ujar Arifain melalui sambungan telepon.

Ia menilai bahwa meski penghapusan iuran dapat mempercepat inklusi ekonomi secara instan, terdapat potensi terciptanya ketergantungan yang tinggi terhadap pihak eksternal atau pemerintah.

  • Bukan Intervensi Penuh: Arifain menekankan bahwa negara boleh hadir untuk memperkuat, namun bukan untuk menggantikan peran total anggota.

  • Solusi Jangka Panjang: Koperasi harus didesain mandiri sejak awal agar tidak goyah saat dukungan eksternal berkurang.

  • Pemberdayaan Anggota: Koperasi harus tetap tumbuh dengan prinsip “Dari, Oleh, dan Untuk Anggota”.

Lebih lanjut, dalam percakapan tersebut, Arifain mendorong agar implementasi Koperasi Merah Putih dibarengi dengan mekanisme yang memastikan partisipasi nyata dari masyarakat. Ia mengingatkan agar kemudahan akses ini tidak justru melemahkan fondasi ekonomi yang seharusnya kokoh dan berkelanjutan.

Keberpihakan terhadap masyarakat tidak cukup hanya melalui kemudahan akses, tetapi juga melalui penciptaan sistem ekonomi yang memberikan kendali nyata kepada rakyat,” pungkasnya menutup pembicaraan.

By Adhie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *