Dongkrak Ekonomi dan Pertanian, Pemkab Mamuju Tengah Usulkan 5 Paket Infrastruktur ke Pusat

Nasional336 Dilihat

Mamuju Tengah, Nuansainfo.com  – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat memperjuangkan anggaran pusat untuk pembangunan daerah. Sejumlah usulan strategis mulai dari perbaikan jalan hingga revitalisasi irigasi resmi diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum.

Langkah ini ditempuh melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD), sebuah upaya jemput bola untuk memastikan konektivitas antarwilayah di “Bumi Manakarra Kita” semakin mulus.

Fokus Konektivitas: Membuka Isolasi di Budong-Budong

Kepala Dinas PUPR Mamuju Tengah, Ir. Usman, ST., M.M., menjelaskan bahwa prioritas tahun ini difokuskan pada wilayah Kecamatan Budong-Budong. Tujuannya jelas: memperlancar akses transportasi masyarakat desa yang selama ini menjadi urat nadi ekonomi.

Adapun ruas jalan yang menjadi fokus usulan antara lain:

  • Jalan Salumanurung – Dumu (Melintasi Desa Salumanurung dan Desa Lumu)

  • Jalan Lumu – Kire (Menghubungkan Desa Lumu dan Desa Kire)

  • Jalan Pololereng – Lamba-Lamba (Melintasi Desa Pololereng dan Desa Lamba-Lamba)

“Kami berharap peningkatan kualitas jalan ini mampu memperlancar mobilitas warga di Desa Kire, Lumu, Salumanurung, hingga Lamba-Lamba. Jika aksesnya bagus, biaya logistik turun dan ekonomi masyarakat pasti naik,” ungkap Ir. Usman.

Misi Menyelamatkan Sawah dari ‘Serbuan’ Sawit

Tak hanya soal aspal, Dinas PUPR juga menaruh perhatian serius pada kedaulatan pangan. Dua daerah irigasi (DI) yang menjadi tumpuan petani turut diusulkan untuk diperbaiki total, yakni:

  1. Daerah Irigasi Kuo (Desa Kuo)

  2. Daerah Irigasi Passapa (Desa Passapa)

Ir. Usman mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena alih fungsi lahan. Selama ini, banyak petani yang terpaksa mengubah sawahnya menjadi perkebunan sawit karena pasokan air yang tidak stabil mengakibatkan hasil panen tidak optimal.

“Perbaikan irigasi di Kuo dan Passapa sangat krusial. Kami ingin lahan pertanian kembali produktif agar petani bisa panen maksimal. Ini adalah langkah nyata kami untuk menekan alih fungsi lahan dan menjaga ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

Optimisme Berdasarkan Rekam Jejak

Keyakinan Pemkab Mamuju Tengah bukan tanpa alasan. Tahun lalu, skema IJD telah sukses memberikan dampak nyata di wilayah Salupangkang dan Tengkau dengan penanganan jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer.

Saat ini, Dinas PUPR memfokuskan energi pada lima paket usulan prioritas tersebut, sembari tetap menyusun rencana pengembangan infrastruktur lainnya. Harapannya, dukungan anggaran baik dari Balai Pusat maupun Kementerian PU dapat segera mengalir demi kesejahteraan masyarakat Mamuju Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *