Mamuju, nuansainfo.com – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, dinilai belum menunjukkan kinerja nyata meski telah menjabat lebih dari enam bulan.
Ketua DPC GMNI Mamuju, Dicky Wahyudi, menyebut sejak dilantik pada 5 Agustus 2025, Kapolda Sulbar belum mampu menyelesaikan berbagai persoalan krusial yang terjadi di wilayah hukumnya.
Menurut GMNI, sejumlah persoalan serius masih terus terjadi, di antaranya maraknya tambang ilegal di Kabupaten Mamuju yang telah menelan korban jiwa, penyelundupan BBM jenis solar menggunakan truk tangki, serta kasus peredaran oli palsu di Polewali Mandar yang pelakunya telah berstatus tersangka namun masih bebas.
Selain itu, maraknya aksi geng motor yang meresahkan masyarakat serta konflik sengketa lahan di wilayah Mamuju Tengah dan Pasangkayu juga dinilai belum mendapat penanganan serius.
“Atas dasar itu, kami menilai Kapolda Sulbar tidak becus menjalankan tugas dan fungsinya. Kami mendesak agar segera bekerja secara profesional dan menyelesaikan persoalan hukum di Sulbar, atau mundur dari jabatannya,” tegas Dicky.
GMNI Mamuju menegaskan akan terus mengawasi kinerja Polda Sulbar dan menyampaikan kritik tajam demi kepentingan masyarakat dan penegakan hukum.
By Adhie











