Gerakan Pangan Murah di Mateng: Tekan Harga Sembako Jelang Idulfitri 1447 H

Sulawesi Barat77 Dilihat

Mamuju, nuansainfo.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian memastikan harga bahan pokok dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) jauh lebih kompetitif dibanding harga pasar.

Langkah strategis menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah ini dipusatkan di pelataran Tugu Benteng Kayu Mangiwang, Desa Tobadak, Kamis (12/3/2026). Lokasi ini menjadi titik awal pelaksanaan GPM di wilayah Mateng selama bulan suci Ramadan.

Upaya Menjaga Daya Beli Masyarakat Wakil Bupati Mamuju Tengah, H. Amin Jasa (atau sesuaikan jika ada gelar), yang meninjau langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa GPM adalah instrumen pemerintah untuk mengintervensi potensi lonjakan harga menjelang lebaran.

“Melalui program ini, pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga pasar yang kerap naik menjelang hari raya,” ujarnya.

Rincian Komoditas dan Harga Subsidi Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Elys, merinci sejumlah komoditas yang disubsidi dalam program ini. Untuk sektor bumbu dapur, bawang putih dibanderol Rp33 ribu per kilogram dan bawang merah Rp36 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai keriting dan cabai merah besar dijual seharga Rp18 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit berada di angka Rp53 ribu per kilogram.

Untuk komoditas pangan penting lainnya, daftar harga yang ditawarkan meliputi:

  • Minyak Goreng: MinyakKita (Rp14.000/liter) dan merek Sedaap (Rp20.000/liter).

  • Beras: SPHP 5kg (Rp59.000), Beras Malolo 10kg (Rp120.000), dan Beras Nurmadinah 10kg (Rp135.000).

  • Kebutuhan Lain: Tepung terigu Kompas (Rp10.000/kg), Gula Pasir (Rp16.000/bungkus), dan Telur Ayam Ras (Rp56.000/rak).

“Jika dibandingkan dengan harga di pasaran, harga di Gerakan Pangan Murah ini relatif lebih rendah. Ini merupakan ikhtiar kami dalam memberikan akses pangan yang murah dan berkualitas bagi warga,” pungkas Elys.

By Adhie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *