Duka di Balik Peluncuran Gema Pro Hukum Unibos: Ketua IKA FH Syamsuardi Meninggal Dunia Saat Sambutan

Daerah254 Dilihat

Makassar, nuansainfo.com – Suasana khidmat acara peluncuran Gerakan Mentor Alumni (Gema) Pro Hukum Universitas Bosowa (Unibos) yang digelar di Balai Sidang Unibos pada Selasa (5/5) berubah menjadi duka mendalam. Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Hukum Unibos, Syamsuardi, SH, dikabarkan menghembuskan nafas terakhir tepat di podium saat memberikan sambutannya.

​Kabar duka ini dikonfirmasi oleh salah satu tamu undangan yang juga hadir untuk dikukuhkan sebagai mentor, Arifain Makkulau, SH., MH. Melalui pesan singkat, Arifain menyampaikan bahwa almarhum meninggal dunia sesaat setelah memberikan pesan-pesan terakhir yang sangat menyentuh bagi para calon praktisi hukum.

​Sebelum jatuh pingsan dan dinyatakan meninggal dunia, Syamsuardi sempat memberikan peringatan keras kepada para mahasiswa dan alumni yang akan meniti karier di dunia hukum. Beliau menekankan pentingnya integritas dan ketepatan dalam memilih sosok guru atau mentor.

​”Jangan jadi advokat perampok. Pandai-pandai memilih mentor. Kalau mentormu perampok, kamu akan jadi perampok,” ucap Syamsuardi dalam pesan terakhirnya sebelum jatuh di podium.

​Sosok Berpengaruh di Dunia Hukum
​Kepergian Syamsuardi merupakan kehilangan besar bagi dunia advokasi di Indonesia Timur. Selain menjabat sebagai Ketua IKA Fakultas Hukum Unibos, almarhum juga dikenal sebagai tokoh sentral di organisasi profesi, antara lain menjabat sebagai:
​Ketua DPC Peradi Gowa.
​Koordinator Wilayah (Korwil) DPN PERADI Wilayah Timur.

​Salah satu advokat yang memfasilitasi pembentukan DPC PERADI Mamuju.
​Rangkaian Acara Terhenti
​Berdasarkan jadwal acara, kegiatan tersebut seharusnya menjadi momentum bersejarah bagi Fakultas Hukum Unibos dengan agenda peluncuran gerakan mentor, perkenalan 20 mentor, hingga penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). Acara ini sedianya dihadiri langsung oleh Rektor Unibos, para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Hukum, serta Guru Besar Prof. Dr. Ruslan Renggong, SH., MH.
​Namun, kejadian tak terduga di atas podium ini membuat seluruh civitas akademika dan tamu undangan tersentak. Almarhum meninggalkan warisan pesan moral yang kuat bagi para juniornya untuk tetap menjaga kehormatan profesi hukum di Indonesia.

By Adhie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *