DKP Mamuju Sosialisasikan Regulasi Kelautan, Dorong Nelayan Tangkap Ikan Secara Aman dan Berkelanjutan

Mamuju, nuansainfo.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menggelar sosialisasi peraturan perundang-undangan terkait aktivitas nelayan di laut sebagai upaya meningkatkan kapasitas nelayan kecil. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Wisma Malaqbi, Mamuju, Selasa (11/2/2026).

Kepala DKP Kabupaten Mamuju, Muhammad Yusuf S. Sos., M.Si, menegaskan bahwa sosialisasi ini tidak sekadar menjadi ajang penyampaian informasi, tetapi diharapkan mampu mendorong transformasi perilaku nelayan menuju praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan, aman, dan sesuai ketentuan hukum.

Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman nelayan terhadap aturan yang berlaku, sehingga aktivitas penangkapan ikan dapat dilakukan secara legal dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) DKP Kabupaten Mamuju, Nurmila, ST., MM., yang akrab disapa Yeyen, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 30 nelayan tangkap. Peserta berasal dari Desa Sumare sebanyak 20 orang, Kelurahan Rangas 5 orang, dan Kelurahan Binanga 5 orang.

Menurut Yeyen, peningkatan kapasitas nelayan menjadi salah satu fokus utama DKP, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai aturan dan tata kelola aktivitas penangkapan ikan di laut.

Adapun pemateri dalam kegiatan tersebut berasal dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Provinsi Sulawesi Barat, Polairud, serta BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Barat. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Mamuju Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Mas Agung, S.H.

Yeyen menambahkan, sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian program pembinaan yang akan terus berlanjut. Dalam waktu dekat, DKP juga akan menggelar kegiatan budidaya perikanan yang direncanakan di Sampaga dengan peserta sekitar 30 orang nelayan dan pembudidaya, menunggu persetujuan dari Kepala Dinas.

Kami ingin memberikan akses ilmu pengetahuan dan teknologi kepada nelayan maupun pembudidaya, agar mereka mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Bidang Kelembagaan dan SDM DKP Kabupaten Mamuju berharap para nelayan semakin memahami aturan yang berlaku di wilayah perairan, sekaligus mengetahui tujuan dibentuknya kampung nelayan di Kabupaten Mamuju, khususnya di Sumare.

Keberadaan kampung nelayan, lanjut Yeyen, merupakan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi nelayan, mulai dari akses permodalan, pemasaran hasil tangkapan, hingga pemenuhan kebutuhan pendukung lainnya. Dengan demikian, nelayan di Kabupaten Mamuju diharapkan semakin mandiri, profesional, dan berdaya saing.

By Adhie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *