Mateng, nuansainfo.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola data sebagai dasar pembangunan. Hal ini ditandai dengan kunjungan koordinasi Badan Pusat Statistik (BPS) Mamuju Tengah ke Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) setempat.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas imbauan Bupati Mamuju Tengah dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Dalam suasana penuh sinergi, kedua instansi membahas langkah strategis sosialisasi serta pemantapan persiapan sensus yang akan menjadi rujukan utama dalam perencanaan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Tidak hanya berfokus pada SE 2026, agenda koordinasi juga menyoroti implementasi program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola dan memanfaatkan data secara mandiri, akurat, dan berkelanjutan. Dengan demikian, kebijakan yang diambil di tingkat desa dapat lebih tepat sasaran dan berbasis data.
Selain itu, pembahasan turut mencakup persiapan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026. Evaluasi ini menjadi instrumen penting dalam mengukur kualitas pengelolaan data sektoral di lingkungan pemerintah daerah, sekaligus mendorong penerapan tata kelola data yang terintegrasi sesuai prinsip Satu Data Indonesia.
Melalui koordinasi ini, Diskominfo dan BPS Mamuju Tengah menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan data yang valid, akurat, dan akuntabel. Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
By. Wahid.








