Mamuju, nuansainfo.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Tomakaka (Unika) melakukan aksi nyata dalam mendukung penguatan ekonomi lokal. Di bawah komando Ketua BEM terpilih, Silvi Batara, organisasi ini meluncurkan program pendampingan legalitas usaha bagi pelaku UMKM di Sulawesi Barat.
Langkah konkret ini dimulai dengan keberhasilan Silvi dalam mengawal langsung penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi salah satu pelaku UMKM setempat. Aksi ini menandai dimulainya gerakan besar BEM FH untuk memberikan dampak ekonomi yang terukur, bukan sekadar seremonial kampus.
Advokasi Hukum untuk Ekonomi Rakyat
Silvi Batara menegaskan bahwa mahasiswa hukum memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat menyentuh akses legalitas yang selama ini dianggap rumit. Menurutnya, BEM FH kini membuka pintu seluas-luasnya bagi pelaku UMKM yang membutuhkan asistensi dalam tiga hal krusial:
-
Penerbitan NIB: Sebagai identitas resmi usaha sekaligus kunci utama untuk mengakses permodalan perbankan.
-
Pembuatan NPWP Orang Pribadi: Membantu literasi perpajakan dan administrasi negara bagi pengusaha kecil.
-
Sertifikasi Halal: Pendampingan proses sertifikasi guna meningkatkan daya saing produk dan kepercayaan konsumen di pasar luas.
“Kami ingin BEM tidak hanya eksis di dalam kampus, tetapi benar-benar berdampak langsung untuk masyarakat. Legalitas adalah fondasi usaha. Kami siap mendampingi prosesnya hingga tuntas dan tanpa dipungut biaya,” tegas Silvi Batara.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
Program ini diproyeksikan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Sulawesi Barat melalui standarisasi usaha. Dengan memiliki legalitas yang jelas, UMKM diharapkan mampu naik kelas dan lebih kompetitif.
Bagi para pelaku UMKM di Sulawesi Barat yang ingin mendapatkan bantuan administrasi dan legalitas, BEM FH Unika mengundang masyarakat untuk berkoordinasi langsung melalui Sekretariat BEM FH atau menghubungi akun media sosial resmi organisasi.
By Adhie










