Aktivitas Penambangan Galian-C di Sungai Desa Topore Kecamatan Papalang Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat dikeluhkan warga karena merusak lingkungan.
“Aktivitas tambang galian-C yang dilakukan sebuah perusahaan CV.RAHMA TIKA yang mengantongi kategori belum oprasi produksi tapi telah melakukan produksi sejak tahun 2013 dan Masi dalam proses administrasi, belum bisa mengelola tambang galian C tersebut, yang ada di kecamatan papalang desa topore dan desa papalang dianggap merusak lingkungan sehingga dikeluhkan warga,” kata RAHMAT, salah seorang warga lokal topore.
Ia mengatakan, aktivitas tambang galian-c perusahaan tersebut merusak lingkungan karena mengakibatkan air sungai mengikis perkebunan milik masyarakat yang ada di dekat sungai.
“Areal perkebunan milik masyarakat seperti tanaman kakao, jagung dan pisang terkikis Sungai Topore mengalami kerusakan akibat aktivitas pertambangan galian-C yang tidak ramah lingkungan,
Menurut ketua PMII komisariat Unika ( M.DEFRY.S), perkebunan milik masyarakat terkikis sungai dan membuat lahan pertanian warga semakin kecil, karena aktivitas galian-C membuat alur sungai berubah dan menghantam perkebunan masarakat.
“Sungai menjadi berubah arah dan menghantam perkebunan masyarakat karena sungai dibagian hulu selalu digali dalam oleh perusahaan dan diperlebar oleh aktivitas galian-C yang dekat ke areal perkebunan masyarakat. Akibatnya air sungai mengarah ke perkebunan warga sehingga perkebunan warga terancam habis terkikis.
Dan parahnya lagii izin yg dikeluarkan oleh PTSP dalam daftar izin usaha pertambangan komoditas batuan provinsi sulawesi barat update 19 februari 2025 itu tidak sesuai dengan lokasi aktivitas galian C ini,
karna data yang saya lihat di PTSP itu kecamatan Kalukku desa topore, sedangkan aktivitas tambang galian C ini beroposisi di kecamatan papalang desa topore dan desa papalang, ini sangat miris karna beda lokasi penerbitan izin dari PTSP dan aktivitas tambang galian C ini.
Sya harap untuk perusahaan ini ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah provinsi Sulawesi Barat dan seluruh APH yg ada di Sulbar.













