Wakil Ketua Umum BPP KKSS Hadiri Pelantikan BPW KKSS Sulbar dan Dorong Program Peningkatan Ekonomi dan Pendidikan

Mamuju, Nuansainfo.com – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi melantik dan mengukuhkan Badan Pengurus Wilayah (BPW) masa bakti 2025-2030. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, Drs. H. Ibnu Minzir, M.Ap, yang menyempatkan waktu untuk melihat langsung pelaksanaan berbagai kegiatan dalam acara pelantikan, termasuk pasar murah yang menjadi salah satu highlight dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Di sela kunjungannya , Ibnu Minzir mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran KKSS di seluruh Indonesia, termasuk di Sulawesi Barat.

“Meskipun KKSS merupakan organisasi yang mencerminkan identitas suku, kami hadir di berbagai daerah sebagai bagian dari masyarakat yang berkomitmen menjaga dan melestarikan budaya, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi setempat,” ujarnya.

Ibnu Minzir menekankan bahwa organisasi KKSS bukan hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah.

“Salah satu wujudnya, seperti yang kita lihat hari ini, adalah pasar murah yang turut membantu masyarakat setempat,” tambahnya.

Menurutnya, KKSS memiliki tanggung jawab untuk turut mendorong partisipasi aktif dalam sektor ekonomi dan pendidikan, dengan prinsip dasar bahwa “dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.”

Pada kesempatan tersebut, Ibnu Minzir juga menjelaskan beberapa program unggulan yang akan dijalankan oleh KKSS di bawah kepemimpinan Amran Sulaiman, terutama dalam bidang pendidikan dan ekonomi. Dalam sektor pendidikan, KKSS telah membangun sejumlah sekolah unggulan di berbagai daerah, termasuk Bone dan Kalimantan, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kami juga tengah merencanakan kerjasama dengan Fakultas Kedokteran UNHAS untuk mencetak tenaga medis yang akan membantu menutupi kekurangan dokter di Indonesia,” kata Ibnu Minzir.

Di bidang ekonomi, KKSS fokus pada pengembangan sektor pertanian, dengan rencana untuk mendirikan pabrik pengolahan kelapa. “Saat ini, kelapa yang dijual hanya dalam bentuk butiran, tapi ke depannya kita ingin mengolahnya menjadi produk akhir, seperti air kelapa yang bisa dijadikan cocoa dan produk lainnya,

” ujarnya. Program ini, menurutnya, akan melibatkan kerjasama antara pemerintah daerah dan pusat, serta memanfaatkan potensi kelapa yang melimpah di berbagai provinsi.

Selain itu, Ibnu Minzir juga mengungkapkan bahwa sektor peternakan, khususnya ayam dan telur, akan menjadi salah satu fokus ekonomi KKSS. Dengan adanya pabrik pengolahan, diharapkan dapat meningkatkan produksi dan kualitas produk peternakan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Acara pelantikan ini tidak hanya menjadi momen penting bagi KKSS Sulbar, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mendorong kemajuan daerah melalui kolaborasi antara masyarakat, organisasi, dan pemerintah. Ibnu Minzir berharap bahwa dengan adanya program-program ini, KKSS dapat semakin berperan aktif dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Barat dan daerah lainnya.

By Adhie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *