Transformasi Digital Diperkuat, 70% Transaksi Pajak di Mamuju Tengah Sudah Non-Tunai

Daerah19 Dilihat

Mamuju Tengah, nuansainfo.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital di sektor keuangan daerah. Hingga saat ini, sekitar 70 persen transaksi pajak daerah telah dilakukan secara non-tunai sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam modernisasi sistem pembayaran daerah, sekaligus mendukung program nasional dalam memperluas digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah.

Melalui peran aktif Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), implementasi transaksi non-tunai tidak hanya difokuskan di tingkat kabupaten, tetapi juga terus diperluas hingga ke wilayah desa. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi.

Selain itu, digitalisasi transaksi dinilai mampu meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah, karena seluruh proses tercatat secara sistematis dan real-time. Dengan demikian, pengawasan menjadi lebih optimal dan akuntabilitas keuangan daerah semakin terjaga.

Pemerintah daerah menilai, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara berbagai pihak, termasuk lembaga perbankan, instansi terkait, serta dukungan masyarakat dalam beradaptasi dengan sistem pembayaran digital.

Komitmen kuat ini menjadi bukti bahwa Mamuju Tengah siap bersaing di tingkat nasional dalam penguatan ekosistem keuangan digital. Ke depan, pemerintah daerah berencana untuk terus meningkatkan persentase transaksi non-tunai serta mengembangkan inovasi layanan berbasis digital demi mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan transparan.

by adhie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *