Mamuju, Nuansainfo.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pimpinan (rapim) di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan diikuti seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar.
Turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Arianto AP, bersama para Kepala Bagian (Kabag) di lingkungan Sekretariat DPRD Sulbar.
Rapat pimpinan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan sekaligus mengevaluasi kinerja OPD agar tetap sejalan dengan visi dan misi pembangunan Sulawesi Barat.
Dalam rapat tersebut, Gubernur Sulawesi Barat menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terarah, terukur, dan berbasis pada kebutuhan masyarakat, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan pemerintah.
Sekretaris DPRD Sulbar, Arianto, menilai rapat pimpinan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas antar OPD dalam menjalankan program pembangunan daerah.
“Rapat pimpinan ini menjadi momen untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergitas antar OPD. Arahan Bapak Gubernur menjadi pedoman bagi kami di perangkat daerah, khususnya di Sekretariat DPRD, untuk terus meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Arianto, dalam kondisi efisiensi anggaran, seluruh OPD tetap diminta untuk memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Semua kegiatan yang bersifat prioritas dalam rangka melayani masyarakat tetap kita utamakan, sementara kegiatan yang bersifat seremonial untuk sementara ditinggalkan,” jelasnya.
Selain itu, dalam rapat pimpinan tersebut Gubernur Sulbar juga menargetkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat pada tahun 2027 mencapai 6,20 persen, meningkat dari kondisi saat ini yang berada di angka 5,36 persen.
Menanggapi target tersebut, Arianto menyatakan optimistis bahwa capaian tersebut dapat direalisasikan meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Kita tetap optimis target pertumbuhan ekonomi Sulbar sebesar 6,20 persen pada tahun 2027 dapat tercapai. Efisiensi bukanlah penghalang untuk mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.
Melalui rapat pimpinan ini diharapkan seluruh OPD lingkup Pemprov Sulbar semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam merumuskan program pembangunan yang efektif, efisien, serta berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.












