Menuju Predikat Madya, Pemkab Mamuju Tengah Gelar Pendampingan Evaluasi KLA

Sulawesi Barat360 Dilihat

Mamuju Tengah, nuansainfo.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan daerah yang ramah anak melalui kegiatan pendampingan teknis pengisian evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang difasilitasi oleh Sekretariat Daerah tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati, Drs. Sigit Dwi Hastono. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Menurutnya, keberhasilan program KLA bukan hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha.

Pendampingan ini merupakan bagian dari proses evaluasi nasional Kabupaten Layak Anak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Evaluasi tersebut bertujuan mengukur sejauh mana komitmen dan kinerja pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan perlindungan anak secara terintegrasi dan berkelanjutan berdasarkan indikator kelembagaan serta lima klaster hak anak.

Dalam pelaksanaannya, pengisian evaluasi mandiri KLA didampingi oleh Jeffriansyah DSA, S.Sos., S.E., M.Adm.Pemb selaku Ketua Tim Verifikasi Administrasi KLA Provinsi Sulawesi Barat. Ia memberikan arahan teknis terkait mekanisme pengisian instrumen evaluasi, penyusunan data dukung, hingga strategi pemenuhan indikator agar proses penilaian berjalan optimal, akurat, dan sesuai standar yang ditetapkan.

Sebagai dasar pelaksanaan, pengembangan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Mamuju Tengah mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Mamuju Tengah Nomor 5 Tahun 2024 tentang Kabupaten Layak Anak, serta Keputusan Bupati Mamuju Tengah Nomor 15.1 Tahun 2025 tentang Gugus Tugas Pengembangan Kabupaten Layak Anak. Kedua regulasi tersebut menjadi landasan penting dalam memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, meningkatkan kelembagaan, serta memastikan implementasi program KLA berjalan secara sistematis, terarah, dan berkelanjutan.

Kegiatan pendampingan ini diikuti oleh perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait yang bertanggung jawab terhadap masing-masing klaster penilaian KLA. Para peserta juga diminta melengkapi dokumen pendukung sesuai indikator guna mendukung proses verifikasi dan validasi secara efektif dan efisien.

Selain menjadi forum pendampingan teknis, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyamakan persepsi antar-OPD mengenai pentingnya pemenuhan hak anak dalam setiap kebijakan dan program pembangunan daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong integrasi kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak di Kabupaten Mamuju Tengah.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan capaian penilaian KLA dengan menargetkan predikat Madya sebagai langkah strategis menuju daerah yang lebih maju dan ramah anak.

Adapun penilaian Kabupaten Layak Anak mencakup lima klaster utama hak anak, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan serta pemanfaatan waktu luang, dan perlindungan khusus anak. Melalui penguatan pada setiap klaster tersebut, diharapkan seluruh anak di Kabupaten Mamuju Tengah dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta memperoleh perlindungan yang layak sesuai hak-haknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *