Mamuju, nuansainfo.com — Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Sulawesi Barat menggelar kegiatan “Munajat Cinta Ramadan IKA PMII” yang dirangkaikan dengan diskusi dan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Meneguhkan Peran Alumni PMII dalam Menjaga Nilai Ahlussunnah Wal Jamaah di Tengah Dinamika Zaman” ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum refleksi bagi alumni dan kader PMII di Sulawesi Barat.
Ketua PW IKA PMII Sulawesi Barat yang juga Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya membentuk kader dengan karakter kuat agar mampu menghadapi perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat.
Menurutnya, realitas hari ini menunjukkan bahwa pendidikan formal saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan pembentukan karakter yang tangguh. Terlebih di era teknologi saat ini, banyak aktivitas yang dulu membutuhkan proses panjang kini dapat dilakukan secara digital hanya dalam hitungan detik.
Ia menilai perubahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru, terutama dalam dunia usaha dan dunia profesional yang menuntut keberanian serta mental kompetitif.
“Ke depan ruang yang paling terbuka adalah dunia usaha dan dunia profesional. Di sana tidak hanya dibutuhkan orang yang pintar, tetapi orang yang memiliki mental petarung. Tanpa karakter yang kuat, seseorang akan mudah kalah sebelum benar-benar bertanding,” ujarnya.
Karena itu, ia mengingatkan agar kader tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman, melainkan berani membaca peluang, siap bersaing, dan memiliki mental petarung dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.
By. Adhie











