GEKRAFS Gelar Rakernas & Awards 2026: Luncurkan ‘Astakarya’ untuk Transformasi Ekonomi Indonesia

Nasional91 Dilihat

Jakarta, Nuansainfo.com – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) & GEKRAFS Awards 2026 di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Mengangkat tema besar “Astakarya: Akselerasi Karya, Transformasi Ekonomi Indonesia”, ajang ini menjadi momentum konsolidasi akbar yang dihadiri perwakilan dari 38 provinsi, 288 kabupaten/kota, serta 12 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN).

Sinergi Tokoh Nasional dan Visi Astakarya

Forum bergengsi ini dihadiri oleh jajaran tokoh nasional sekaligus punggawa GEKRAFS, di antaranya:

  • Sandiaga Uno (Dewan Pembina)

  • Sufmi Dasco Ahmad (Dewan Penasehat)

  • Kawendra Lukistian (Ketua Umum)

  • Raffi Ahmad (Waketum UKP Bidang Seni & Ekraf)

  • Erick Thohir (Menteri Pemuda dan Olahraga)

  • Melly Goeslaw (Waketum DPP)

  • Teuku Riefky Harsya (Menteri Ekonomi Kreatif)

  • Serta jajaran Wakil Menteri dan kepala daerah lainnya.

Ketua Umum GEKRAFS, Kawendra Lukistian, menegaskan bahwa jika Presiden Prabowo Subianto memiliki Astacita, maka GEKRAFS meluncurkan Astakarya sebagai kompas strategis organisasi.

“Astakarya terdiri dari delapan program unggulan: CEFA, DIPLE, GANDI, DIGIMAP, ARTPAY, YOUTHEM, RECHUB, dan GLOBE. Ini adalah langkah konkret kami memperluas akses pendanaan, perlindungan HAKI, literasi digital, hingga standarisasi honor pekerja kreatif dan penguatan ekspor produk lokal ke pasar global,” ujar Kawendra.

Rekomendasi Strategis untuk Pemerintah

Dalam momen krusial tersebut, GEKRAFS menyerahkan dokumen rekomendasi strategis hasil Rakernas kepada Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya. Penyerahan ini merupakan bentuk kontribusi pemikiran dari arus bawah (pelaku ekraf) untuk memperkuat kebijakan nasional.

Dewan Pembina GEKRAFS, Sandiaga Uno, menyoroti peran vital sektor ini. “Ekonomi kreatif adalah motor pertumbuhan masa depan. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci agar potensi besar ini berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat,” cetusnya.

Senada dengan itu, Sufmi Dasco Ahmad menekankan fungsi GEKRAFS sebagai ‘Rumah Besar’. “Konsolidasi dari pusat hingga daerah harus solid agar pelaku kreatif mendapatkan ruang dan dukungan yang setara untuk berkembang,” tegas Dasco.

Momen Haru dan Apresiasi Seni

Suasana Rakernas sempat diselimuti keharuan saat Sufmi Dasco Ahmad melantunkan lagu “Nuansa Bening” sebagai penghormatan terakhir atas wafatnya penyanyi Vidi Aldiano. Momen ini menjadi simbol solidaritas mendalam keluarga besar GEKRAFS terhadap insan kreatif tanah air.

Acara juga dimeriahkan dengan GEKRAFS Awards 2026, pemberian 11 SK kepengurusan DPW baru, keynote speech dari Menristekdikti Brian Yuliarto, serta tausiyah penyejuk dari Wamen Haji Dahnil Anzar Simanjuntak. Kemeriahan ditutup dengan penampilan energik dari Dudy Oris.

Pernyataan Sikap Formatur Sulawesi Barat

Menanggapi hasil Rakernas, jajaran pengurus Formatur GEKRAFS Sulawesi Barat menyatakan kesiapan penuh untuk mengeksekusi visi Astakarya di daerah.

“Kami siap bergerak dan berkolaborasi menjadi bagian dari gelombang besar kebangkitan ekonomi kreatif. Sulawesi Barat hadir bukan sekadar peserta, melainkan kekuatan daerah yang siap berkontribusi membangun ekosistem ekraf yang inklusif dan berdaya saing global,” tegas Hajrawati, S.T.

By Adhie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *