Mamuju Tengah – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) berkomitmen menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat. Sebanyak 368 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga kesehatan (nakes) pengangkatan tahun 2023 resmi mendapatkan perpanjangan perjanjian kerja.
Penyerahan perpanjangan kontrak ini dipimpin langsung oleh Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah, Kamis (7/5/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemda untuk mempertahankan kualitas pelayanan kesehatan meski di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Dalam sambutannya, Arsal Aras menegaskan bahwa masa kerja nakes kontrak Dinas Kesehatan yang sedianya berakhir pada tahun 2026, kini resmi diperpanjang hingga dua tahun ke depan.
“Hari ini kami memperpanjang tenaga kontrak Dinkes angkatan 2023 yang berakhir 2026, langsung sampai 2028,” ujar Arsal Aras di hadapan para nakes.
Siasat di Tengah Keterbatasan Anggaran
Kebijakan memperpanjang kontrak 368 nakes ini diambil setelah melalui proses evaluasi dan penyesuaian kebutuhan pelayanan kesehatan daerah. Pemkab Mateng memprioritaskan kepastian kerja bagi para nakes yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan publik, meskipun kondisi fiskal daerah sedang terbatas.
Arsal berharap kondisi keuangan daerah maupun nasional ke depan bisa semakin stabil agar hak-hak tenaga kontrak dapat terpenuhi tanpa kendala. Jika pusat belum memberikan lampu hijau, pemda siap pasang badan mencari solusi.
“Kalau pusat belum beri solusi, daerah cari jalan alternatif. Insyaallah, kalau kondisi normal, keuangan kita mampu menutup semuanya,” ungkap Arsal.
Langkah strategis ini dinilai bukan hanya sekadar bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para nakes, melainkan juga menjadi pondasi penting agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Mamuju Tengah tetap berjalan optimal dan tidak kendor.
Wahid











