Aktivis PMII: Dugaan “Makan Berulat” di SPPG Aralle Tampar Program Gizi, BGN Didesak Bertindak Tegas

Sulawesi Barat110 Dilihat

Mamasa, nuansainfo.com – Mantan Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Mamasa, Akbar, melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan program makanan bergizi di Aralle setelah muncul temuan makanan yang diduga tidak layak konsumsi.

Akbar menyebut persoalan ini bukan lagi kesalahan teknis biasa, melainkan indikasi kelalaian serius yang berpotensi membahayakan penerima manfaat.

“Ini bukan sekadar keliru atau bisa dimaklumi. Ketika muncul indikasi makan berulat, itu sudah melewati batas kepantasan. Program yang seharusnya menjamin gizi justru dipertanyakan kelayakannya. Ini bukan hanya kegagalan teknis, tapi pukulan telak terhadap kepercayaan publik,” tegasnya melalui WhatsApp 2 Mei 2026

Menurutnya, jika indikasi tersebut terbukti, maka kejadian ini mencerminkan lemahnya pengawasan dan pembinaan di lapangan. Ia menilai, penerima manfaat tidak seharusnya menjadi pihak yang menanggung risiko dari kelalaian sistem.

Akbar pun mendesak Badan Gizi Nasional untuk tidak bersikap lunak.

“Kami mendesak BGN segera mencabut izin SPPG Aralle dan melakukan audit total tanpa kompromi. Termasuk mengevaluasi peran koordinator wilayah yang diduga lalai dalam pengawasan. Jangan sampai ada pembiaran terhadap standar yang jelas-jelas tidak layak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembenahan harus dilakukan secara terbuka dan menyeluruh agar program nasional tidak kehilangan legitimasi di mata masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Aralle maupun perwakilan BGN di Mamasa belum memberikan tanggapan resmi. Proses konfirmasi masih terus dilakukan guna memastikan kebenaran temuan tersebut serta menjaga keberimbangan informasi.

By. Adhie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *