Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Mamuju Tengah Dukung Peluncuran 1.061 Koperasi Desa Merah Putih

Nasional437 Dilihat

Mamuju Tengah, Nuansainfo.com– Semangat membangun ekonomi dari pinggiran terus bergelora di Kabupaten Mamuju Tengah. Bertempat di Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, langkah besar dalam memperkuat pilar ekonomi kerakyatan resmi dimulai seiring dengan diluncurkannya operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Program strategis skala nasional ini diluncurkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bagian dari komitmen besar pemerintah pusat dalam mendorong pemerataan kesejahteraan dan memandirikan masyarakat di tingkat desa.

Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

Kehadiran Koperasi Merah Putih ini dirancang khusus untuk menjadi wadah utama dalam mengelola potensi lokal, membuka lapangan kerja, serta memutus rantai keterbatasan modal bagi para pelaku usaha mikro di desa.

Menanggapi peluncuran tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal dan menyukseskan program ini di daerah. Pemkab berkomitmen memberikan pendampingan regulasi, pembinaan manajemen, hingga fasilitasi akses agar koperasi-koperasi yang terbentuk dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

“Kami siap menjadikan koperasi ini sebagai motor penggerak utama ekonomi rakyat. Ini adalah momentum penting bagi desa-desa di Mamuju Tengah untuk bergerak maju menjadi desa yang mandiri, maju, dan sejahtera,” tulis keterangan resmi Pemkab Mamuju Tengah.

Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera

Pemilihan Desa Babana sebagai salah satu titik sentral pergerakan ini menegaskan bahwa potensi pesisir dan pedesaan di Mamuju Tengah memiliki daya saing yang tinggi jika dikelola secara kolektif melalui sistem koperasi.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif warga, operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi simbol, melainkan menjadi fondasi nyata dalam mewujudkan ketahanan ekonomi nasional yang dimulai dari tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *