Calon Bintara Polri T.A 2026 Jalani Tes Kesehatan Tahap I

Sulawesi Barat78 Dilihat

Mamuju, nuansainfo.com – Tes pemeriksaan kesehatan tahap I dalam rangka seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026. Seluruh peserta yang terdaftar dinyatakan hadir, tanpa ada yang absen dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Rangkaian pemeriksaan diawali dengan absensi peserta, dilanjutkan pembagian nomor koding dan pengisian blangko. Setelah itu, peserta menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan (TB/BB), pemeriksaan gigi, pengecekan tensi, pemeriksaan THT (telinga, hidung, tenggorokan), pemeriksaan visus atau penglihatan, hingga pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Briptu Rifki Hidayat menyampaikan bahwa seluruh proses dilakukan secara ketat, transparan, dan sesuai standar yang telah ditetapkan dalam seleksi penerimaan anggota Polri.

“Tes kesehatan tahap I ini bertujuan untuk memastikan seluruh calon anggota Polri memiliki kondisi fisik yang prima dan memenuhi syarat. Apabila dalam pemeriksaan ditemukan peserta yang tidak memenuhi ketentuan, maka secara otomatis akan dinyatakan gugur pada tahap ini,” ujar Briptu Rifki Hidayat. Mamuju 16/4/2026

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada toleransi dalam proses pemeriksaan kesehatan, mengingat kesiapan fisik menjadi salah satu faktor utama dalam menunjang tugas-tugas kepolisian di lapangan.

Dengan pelaksanaan yang disiplin dan objektif, diharapkan seleksi ini mampu menjaring calon-calon anggota Polri yang sehat, tangguh, dan siap mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.Calon Bintara dalam seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 mengikuti tes pemeriksaan kesehatan tahap I sebagai bagian dari tahapan seleksi yang wajib dilalui.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan absensi peserta, dilanjutkan pembagian nomor koding serta pengisian blangko. Selanjutnya, para peserta menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tinggi dan berat badan (TB/BB), pemeriksaan gigi, pengecekan tensi, pemeriksaan THT (telinga, hidung, tenggorokan), pemeriksaan visus atau penglihatan, hingga pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Briptu Rifki Hidayat menyampaikan bahwa seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan secara ketat, transparan, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dalam proses seleksi.

“Tes kesehatan tahap I ini bertujuan untuk memastikan seluruh calon Bintara memiliki kondisi fisik yang prima dan memenuhi syarat. Apabila dalam pemeriksaan ditemukan peserta yang tidak memenuhi ketentuan, maka secara otomatis akan dinyatakan gugur pada tahap ini,” ujar Briptu Rifki Hidayat.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada toleransi dalam proses pemeriksaan kesehatan, mengingat kesiapan fisik menjadi faktor utama dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

Melalui seleksi yang disiplin dan objektif, diharapkan dapat terjaring calon anggota Polri yang sehat, tangguh, dan siap mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

By Adhie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *