Hardiknas 2026: Momentum Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri untuk SDM Unggul

Daerah128 Dilihat

Mamuju, nuansainfo.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan arah pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, khususnya di daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Muh. Arifain Makkulau dalam wawancara khusus bersama media. Menurutnya, pendidikan tidak lagi bisa dipandang sebagai sektor yang berdiri sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan kebutuhan dunia usaha, industri, serta dinamika perkembangan global.

Arifain menegaskan bahwa Hardiknas tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata. Ia memandang peringatan ini sebagai ajang refleksi mendalam agar sistem pendidikan mampu melahirkan SDM yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan zaman. Terlebih, kebutuhan sektor industri strategis saat ini menuntut tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga mampu berinovasi dan beradaptasi dengan cepat.

Sebagai praktisi di sektor konstruksi minyak dan gas sekaligus pengurus organisasi pengusaha, Arifain melihat masih adanya kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan lapangan kerja. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk menciptakan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan industri. Menurutnya, jumlah lulusan yang besar tidak akan berdampak signifikan jika tidak selaras dengan kebutuhan pasar kerja.

Lebih jauh, Arifain juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan vokasi dan kewirausahaan, khususnya bagi generasi muda di daerah. Ia menilai bahwa pendidikan harus mampu menumbuhkan mental kewirausahaan, keberanian mengambil risiko, serta kemampuan berinovasi. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Dalam konteks daerah seperti Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan, Arifain melihat peluang besar dalam pengembangan sektor berbasis potensi lokal, seperti pertanian, perikanan, dan industri kreatif. Ia berharap momentum Hardiknas tahun ini dapat mendorong lahirnya kebijakan pendidikan yang lebih progresif dan berorientasi pada masa depan. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama bangsa, sehingga investasi terbesar harus diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan demi kemajuan Indonesia.

By Adhie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *