oleh

Tanggul Penahan Ombak Sumakuyu Rusak Parah, Warga Sekitar Pantai Waspada

MAJENE,NUANSAINFO.COM — Setahun berlalu, tanggul penahan ombak dusun sumakuyu, desa onang, Kecamatan Tubo sendana, kabupaten Majene rusak akibat gelombang tinggi yang menghantam di pinggir pantai Sumakuyu.

Gelombang besar menghantam pinggiran pantai dusun sumakuyu yang mengakibatkan kerusakan tanggul sepanjang 500 meter, masyarakat yang bermusim di sekitaran pantai mengharuskan untuk terus waspada ketika musim hujan itu telah tiba.

Salah seorang warga setempat inisial “HS” mengatakan, masyarakat yang bermukim di pinggir pantai terus khawatir dengan kondisi tanggul penahan ombak.”Apalagi, sekarang musimnya lagi (hujan), bulan 11 s/d 12. Jadi kami disini kalau malam tidak bisa tidur nyenyak karena air laut pasanga. Takutnya juga ada gelombang besar lagi, tidak menutup kemungkinan sampai bulan 2 tahun depan”. Katanya dengan nada khawatir. Selasa, 28 Desember 2020

Tanggul penahan ombak yang rusak dihantam gelombang besar menghancurkan beberapa rumah dan sebagian badan rumah warga pada tahun 2019 lalu, masyarakat setempat mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan tersebut.

Setelah kejadian tersebut, menurutnya, pemerintah daerah pernah turun langsung meninjau kondisi tanggul yang rusak parah dan menyalurkan beberapa bantuan berupa pakaian dan perlengkapan lainnya.”Sekarang ini, kami disini di sekitar pantai terancam karena kondisi tanggul belum di perbaiki”. Kata salah seorang warga yang enggan di sebutkan namanya kepada wartawan

Bukan cuma itu, pemerintah daerah kabupaten sempat membuat janji kepada warga yang terdampak untuk mengupayakan perbaikan di tahun berikutnya, bahkan mengusulkan ke pusat. “Ini sudah mau di akhir tahun 2020, tapi sama sekali belum ada tanda-tanda untuk di sentuh tanggul yang roboh ini”. Ungkapnya dengan nada kecewa

Selain itu, HS berharap, pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Majene bisa memperhatikan kondisi tanggul yang di Sumakuyu. Karena, kalau ini tidak diperhatikan, takutnya bisa lebih parah lagi dampaknya ke pemukiman warga. “Bukan lagi cuma yang di sekitar tanggul, tapi bisa saja merembes ke rumah warga lainnya”. Tutupnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed