oleh

Soal Lontaran Kata ‘Bodoh’, Pj Ketua HMI Cabang Majene Kecam Bupati Polman

NUANSAINFO.COM, SULBAR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene bereaksi terhadap lontaran kata bodoh oleh Bupati Polewali Mandar (Polman) Andi Ibrahim Masdar terhadap demonstran HMI, Kamis (6/8) lalu.

Saat itu demonstran dari HMI Cabang Polewali Mandar (Polman) menuntut pemerintah memperbaiki fasilitas dan pelayanan di RSUD Polman. Tuntutan lainnya yakni evaluasi kinerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Namun unjuk rasa berujung ricuh saat mahasiswa berdialog dengan Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar. Mahasiswa tersulut emosi lantaran bupati melontarkan kata ‘bodoh’ pada demonstran.

Pj Ketua HMI Cabang Majene Sarnadi menyayangkan perkataan Andi Ibrahim yang telah menimbulkan kegaduhan tersebut. Ia mengecam tindakan yang dinilai tidak mencerminkan sifat seorang kepala daerah itu.

“Saya selaku Ketua HMI Cabang Majene sangat menyayangkan perkataan Bupati Polman yang menyatakan bahwa kader HMI bodoh hingga menimbulkan kegaduhan. Karena itu sudah menyentuh sisi fitrawi kakaderan kami sebagai kader HMI,” jelas Sarnadi, Senin (10/8/2020).

Menurutnya, HMI Cabang Polman berunjuk rasa untuk membangun sinergi untuk mengawal jalannya roda pemerintahan yang kondusif. Mestinya bupati menerima massa aksi dengan lapang dada. Bukan malah disambut dengan sikap yang tidak mencerminkan sosok pemimpin.

“Kami dan seluruh teman-teman HMI se-Indonesia mulai dari tingkatan cabang, Badko dan PB HmI akan mengawal terus persoalan ini sampai tuntas,” tegasnya. (Red)

Penulis: Tim Nuansainfo.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed