oleh

Seorang Warga Pasangkayu, Ditemukan Tak Bernyawa Di Kebun

NUANSAINFO.COM, Pasangkayu – Unit Reskrim Polsek Bambalamutu Polres Pasangkayu melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Penemuan sesosok jenazah lelaki yang sudah membusuk di sebuah rumah kebun didusun Kumboli Desa Maponu Kec.Sarjo. Senin Pagi (20/7/2020).

Korban diketahui Bernama Gafar Bin NUDIN, 46 th, Pekerjaan Petani, Alamat Dusun Kumboli Desa Maponu Kec. Sarjo Kab. Pasangkayu meninggalkan rumahnya 13 Juli 2020 lalu dan tinggal dirumah kebunnya seorang diri dimana sebelumnya dilaporkan oleh orang tuanya kepolsek Bambalamotu karena telah melakukan pengrusakan dirumah orang tuanya.

Setelah melakukan Pengrusakan tersebut, Lk.Gaffar tidak pernah kembali lagi sedangkan anak dan istrinya tidak pernah melihatnya di kebun dikarenakan takut lantaran sebelumnya Lk.Gafar membawa parang pergi setelah mengamuk diperkampungan dan merusak rumah orang tuanya sendiri malah sepupu korban Lk.Syahrul pernah membawa makanan pada kamis sore 16 Juli 2020 namun Lk. Gafar menolak dan membuang semua makanan yang dibawa dan berkata “tidak usah kau urus saya biarkan saja saya mati sendiri disini”.

Korban diketahui meninggal setelah senin pagi tanggal 20 Juli 2020 sekira jam 07.00 wita, Ketika Lk.Saleh hendak menuju ke kebun Korban untuk membawakan makanan ringan, Sebelum tiba dikebun Lk.Saleh mencium bau busuk kemudian mengetuk pintu dan memanggil korban akan tetapi tidak ada respon dari dalam rumah, Karena merasa curiga dengan bau busuk tersebut, Lk.Saleh membuka Ikatan tali yang mengikat pintu tersebut dari luar karena masih terjangkau oleh tangan Lk.Saleh. Setelah membuka pintu Lk.Saleh kaget melihat sesosok jenazah sudah dalam keadaan tertutup sarung dari kepala sampai pahanya sudah dalam keadaan membusuk dan terdapat ulat yang ada disekitar badan jenazah,

Menurut Kapolsek Bambalamotu Iptu Muhammad Nur S.H yang memimpin langsung Olah TKP setelah memperoleh Informasi tersebut mengatakan bahwa ” Saat melakukan Olah TKP dan memeriksa tubuh Korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada bagian luar secara keseluruhan dan berdasarkan keterangan keluarganya jika Lk.Gafar sebelumnya memiliki riwayat penyakit asam urat dan atas permintaan istrinya mewakili seluruh keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan Penolakan dilakukan otopsi”.Tuturnya.(Rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed