oleh

Yusran: Majene Butuh Sosok Pemimpin Paham Budaya Lokal

Majene, Nuansainfo.com — Tahapan Pilbup kabupaten Majene telah dimulai. Atmosfer pertarungan politik sudah sangat terasa. Beberapa figur yang memberikan label pada dirinya sebagai kandidat mulai menarik simpatik bahkan bergerak massif menggalang suara di masyarakat.

Tahun 2020 kini telah menjadi puncak perhelatan dalam kontestasi politik di kota Majene. Berbagai program dan strategi dari para kandidat semakin gencar dilakukan untuk meraih titik nurani masyarakat.

Namun, tidak banyak kandidat yang mendapat simpatik dari kalangan pemuda. Sebab di kacamata anak muda, kota Majene saat ini menginginkan sosok pemimpin yang perkataannya selaras dengan perbuatan.

Hal ini diutarakan oleh Yusran Sumarjo, relawan millenial Aris Munandar yang telah memutuskan pilihannya kepada AST-ARIS sebagai calon Bupati Dan Wakil Bupati Majene jauh sebelum memasuki tahapan pilkada 2020.

Menurut Yusran, Majene adalah kota pendidikan, berbudaya, religius dan bermartabat. Sehingga harus dipimpin oleh sosok yang paham budaya, adat istiadat serta sejalan kata dan perbuatanya, dan itu hanya dimiliki oleh sosok pasangan AST-ARIS.

“AST-ARIS adalah pilihan yang tepat bagi anak muda Majene. Hanya beliaulah yang paham dan mengerti kebutuhan anak muda Saat ini”. Kata Cullang sapaannya yang juga Kecamatan Pamboang ini.

Lebih lanjut Cullang menyampaikan, anak muda Majene selain menginginkan pemimpin yang paham budaya dan adat istiadat, ia juga mengharapkan sosok pemimpin yang ber-akhlakul khorimah.

“Sehingga Kita semua sebagai anak muda dapat mengikuti dan menjadikan contoh setiap tindakan dan perilaku calon tersebut”. Ungkapnya kepada wartawan

Selain itu dia berharap, kedepan Anak Muda Majene Bangkit dan bersatu mengantarkan keterwakilan sebagai anak muda untuk merumuskan kebijakan di pemerintahan daerah kabupaten Majene.

“Kita berharap kalangan pemuda di Majene, agar bisa bersama – sama berjuang mendukung bacalon Ast – Aris, sebagai keterwakilan pemuda di pilkada Majene tahun 2020, untuk periode 5 tahun ke depan”. Harapnya

“inggaq e massiola – ola Maqasarai paqbanua”. Wattunnami AST-ARIS. tutup Yusran Sumarjo.(Ar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed