oleh

Rapat Persiapan Vaksinasi Massal Majene, Lukman Tekan Capai Target

Majene,Nuansainfo.com — Bupati Majene Lukman meminta kepada setiap personil tim pokja covid 19 Kabupaten Majene menyukseskan kegiatan vaksinasi massal nasional yang akan dilaksanakan pada 26 Juni mendatang.

Berkaca pada dua kegiatan vaksinasi massal lalu yang di pusatkan di dua tempat yaitu Pasar Sentral dan Pendopo Rujab, masih belum maksimal atau tidak mencapai target. Sehingga tim pokja kata Lukman harus belajar dari dua kegiatan tersebut dan menyukseskan program nasional karna Majene adalah bagian dari Indonesia.

” kita sudah ada pengalaman di dua kegiatan vaksinasi massal sebelumnya,biasanya kalau yang pertama dan kedua nya tidak maksimal yang ketiga semoga sudah berhasil” Ujar Lukman saat kegiatan rapat monitoring evaluasi tim pokja vaksinasi covid 19 kabupaten Majene yang dilaksanakan di ruang pola Selasa 22 Juni 2021.

Dikesempatan tersebut ia juga memastikan kepada para camat, kepala puskesmas , danramil dan babinsa dimasing-masing wilayah untuk mampu mencapai target yang di tetapkan, yaitu Kecamatan Banggae 200 orang, Banggae Timur 200 orang, Pamboang 175 orang, Sendana, Tammerodo Sendana Tubo, Malunda dan Ulumanda masing-masing 75 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Majene dr Rahmat Malik mengatakan, salah satu kendala dan tantangan sulitnya mencapai target pelaksanaan vaksin setiap hari, mengingat vaksinasi covid 19 berbeda dengan vaksin lainnya. Vaksinasi covid 19 harus melalui beberapa tahap seperti screaning dan pengisian data di aplikasi. Sehingga jika ditargetkan 150 pada hari itu, bisa saja realiasasiunya hanya 75 orang karna dari hasil screaning ada yang tidak diloloskan karna alasan kesehatan lainnya.

Kendala lainnya juga di sampaikan Dandim 1401 letkol Infanteri Yudi Rombey, ia mengatakan informasi hoax yang berkembang masih membuat masyarakat enggan untuk divaksin, sehingga beberapa program kegiatan di bidang sosialiasi dan komunikasi covid 19 akan melakukan  sosialiasi secara intensif, memasang baliho termasuk menggunakan semua media komunikasi publik.

Sementara itu pada bidang perencanaan tim pokja Covid 19 yang di koordinir Kepala Bapeda Majene Adlina Basharoe mengatakan  usulan anggaran vaksinasi perencana sekira Rp 3.6 M namun realisasinya diangka Rp 2 M karna mengalami beberapa kali recofusing. Anggaran tersebut untuk membiayai honorarium pelaksana kegiatan vaksin,  advokasi kegiatan,  monitoring tatalaksana dan pengendalian covid 19. ” Tapi sampai saat ini masih anggaran parsial,pasalnya masih ada perangkat daerah yang belum selesai di recofusing, sehingga pelaksnaan operasional dipuskesmas dan Dinas Kesehatan masih menggunakan anggaran masing-masing” Namun ia menargetkan pada akhir Juni pencairan dana kegiatan bisa dilakukan.

Turut hadir dalam rapat evaluasi tersebut Dandim 1401, Kapolres Majene, Pj Sekda Majene, perwakilan Kajari, pimpinan OPD, Camat, dan kepala kapus se Kabupaten Majene.(Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed