oleh

Rapat Internal DPD Golkar, Sekertaris Kabupaten Tidak Dilibatkan

Majene,nuansainfo.com _ Rapat internal dewan pengurus daerah partai golongan karya (golkar) sekertaris tidak dilibatkan.

Hal ini dibuktikan dengan adanya surat undangan rapat pertanggal 27 mei 2020, yang melibatkan semua pengurus partai dari tingkatan kabupaten, kecamatan maupun desa untuk menyongsong pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan digelar pada 9 desember tahun 2020.

Dalam surat tersebut, tertulis jelas bahwa yang selaku sekertaris atasnama johansyah yang tak lain adalah wakil sekertaris DPD golkar kabupaten majene

Saat dikonfirmasi awak media nuansainfo.com , Lukman mengatakan, Aturan internal partai golongan karya (golkar), ada mekanisme dalam tata kelola organisasi

“Saat pengurus tidak ada ditempat, bisa diwakili untuk melakukan tugas yang bersangkutan, contohnya, kalau saya tidak ada ditempat tapi ada yang mau ditandatangani, ya saya kasi kewenangan wakil ketua untuk mengeksekusi”. Katanya. Jum’at 5 Juni 2020

Lukman juga menambahkan, Berkaitan dengan kegiatan internal partai harusnya sekertariat yang melakukan persiapan dan melakukan koordinasi.

“Mestinya sekertaris yang persiapkan, bukan saya yang cari karena itu tugasnya” tambah wakil ketua DPD Golkar Kabupaten Majene

Sementara itu, sekertaris partai berlambang pohon itu mengatakan, dimasa pandemi covid-19 dirinya mengakui tidak pernah melakukan perjalanan keluar daerah.

“Selama ini (Pandemi) saya selalu dirumah (stay at home)”. Kata Irfan

Irfan menambahkan, dia pernah membaca surat rekomendasi sementara yang dikeluarkan oleh pimpinan akan tetapi tidak pernah melihat secara langsung.

“Baiknya ada keterlibatan bersama dalam melaksanakan agenda-agenda politik secara menyeluruh dalam partai” Ungkap politisi golkar majene saat dihubungi via whatsapp

Walaupun demikian, sekertaris partai golkar ini memaklumi atas kejadian yang dialami sebagai sekertaris partai golkar.

“Mungkin terlalu sibuk sebagai wakil bupati, sehingga pak ketua khilaf sampai kami tidak dilibatkan”. Katanya

Untuk itu irfan berharap, agar kedepan bisa memaksimalkan koordinasi, bukan malah antara tuan dan anak buah. Tutup irfan syarif yang sekaligus pemilik jargon ‘arah baru’. Tutupnya (Red)

Penulis : Nuansainfo.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed