oleh

RanDis Disalahgunakan, Lukman Said Geram

Pasangkayu, nuansainfo.com — Terkait adanya kendaraan dinas pemerintah daerah kabupaten Pasangkayu yang membawa barang terlarang jenis sabu-sabu, Lukman Said geram. Rabu, 30 september 2020.

Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, sekaligus Ketua Umum Asosiasi DPRD Seluruh Indonesia (ADKASI) H Lukman Said SPd, dirinya mengaku kecewa dengan insiden yang merusak nama baik daerah

“Ini sangat disayangkan dan kita sedih karena setiap tahun kita menganggarkan yang namanya penanganan narkoba,” ucapnya saat keluar dari gedung DPRD Pasangkayu”. Kata putra Sumakuyu ini

Mantan Ketua DPRD Pasangkayu ini, mengaku adanya kasus penangkapan Kendaraan Dinas (Randis) diketahui milik Sekda Pasangkayu Dr Firman.

Lukman mengatakan, Informasi itu diketahui dari salah seorang warga Pasangkayu, di wilayah Donggala Sulteng karena sudah jadi perbincangan publik karena mobil yang digunakan adalah mobil pejabat berplat merah.

“Ini kasus yang sangat memprihatinkan sekali, apalagi korban adalah adik kandung dari Sekda yang saya baca dari media dari Palu, dimana informasinya menggunakan DC 6 dan itu sudah masuk kategori mencoreng nama baik semua pejabat di kabupaten Pasangkayu”. Katanya kepada awak media

Olehnya itu, kejadian ini harus dijadikan sebagai pembelajaran berharga agar tidak terjadi di daerah lain, khususnya di Kabupaten Pasangkayu.

“Ini harus diusut karena Narkoba ini adalah kejahatan internasional. Apa lagi mobil itu diduga membawa sabu-sabu,” tandas Politisi PDIP Pasangkayu ini.

Sebelumnya adik kandung Sekda Pasangkayu berinisial NM, diamankan di Polres Donggala beserta kendaraan dinas dengan Nopol DC 6 E jenis jeep Nissan. NM diamankan atas dugaan kepemilikan barang haram tersebut. (Gi/IQ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed