oleh

Pasca Gempa Majene, Belasan Sekolah Bakal Direhab

Majene, nuansainfo.com — Pasca terjadinya gempa bumi di Sulawesi Barat khususnya di Kabupaten Majene pada Januari 2021 lalu.

Ratusan rumah, gedung dan fasilitas publik lainnya di Kecamatan Malunda dan Ulumanda mengalami kerusakan, baik dari kerusakan tingkat ringan, sedang hingga berat.

Seperti hal puluhan sekolah yang ada di dua kecamatan ini juga mengalami kerusakan bervariatif.

Menurut Kepala Seksi Kurikulum, Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene Sarmin, S. Pd. MM, dengan adanya kerusakan itu Balai Sarana Permukiman Wilayah Sulawesi Barat Direktorat Jenderal Cipta Karya (DJCK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui PU PR Perwakilan Sulbar akan  melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi kepada 12 sekolah yang ada di Malunda dan Ulumanda.

“12 item akan dikasi masuk dalam PU PR tetapi diantaranya ada dua sekolah yang akan dikerjakan oleh Kompas Gramedia, sehingga hanya tinggal 10. Tetapi ada satu sekolah akibat rencana mau direlokasi yang tidak bisa dikerjakan yakni SD 39 Batususun,” ungkapnya.

“Direncanakan rehabilitasi 10 sekolah tersebut terealisasi tahun ini. Namun kami belum bisa pastikan, karena kami di Dinas Pendidikan hanya menyiapkan data yang terkait. Seperti misal kelayakan lahan dari sekolah itu sendiri. Legal atau tidak,” tambah Sarmin kembali.

Lanjut Sarmin, makanya pihaknya saat ini sementara periksa status lahan masing – masing sekolah, apakah dalam bentuk Surat Keterangan Hibah, Sertifikat atau lainnya untuk dibuatkan lampiran dari status lahan sekolah itu sendiri.

“Dalam rencana rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan sekolah tidak ada persyaratan khususnya hanya saja status lahan tidak dalam sengketa atau status lahan milik pemerintah kabupaten. Dan alhamdulillah semua aman, hanya saja tinggal SD 9 Sasende yang belum kita tau status lahannya,” ujarnya.

Katanya, jadi memang beda hal dengan rencana rehabilitasi untuk 5 sekolah dasar sebelumnya, untuk bantuan 10 sekolah ini dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi. “Jika ada sekolah yang ditemui memang sudah tidak layak maka tentu akan dirobohkan lalu dibangun ulang,” tambah.

Menurutnya, sebenarnya hampir sebagian besar sekolah yang ada di dua kecamatan ini terdampak akibat gempa. Hanya saja, ada beberapa yang mengalami kerusakan berat.

“Jadi sekolah yang belum diakomodasi melalui ini, DAK dan bantuan Kompas itu sudah kami sampaikan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yang mudah – mudahan semuanya secepatnya dapat juga terealisasi,” tandasnya.

Ia pun berharap, agar bantuan – bantuan secepatnya dapat terealisasi sehingga pada saat proses penyelenggaraan pembelajaran tatap muka dilakukan itu tidak ada lagi hambatan.

Berikut 10 sekolah yang akan mendapat bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi :

  1. SD Negeri 9 Sasende, Malunda,
  2. SD Negeri 14 Bambangan, Malunda,
  3. SD Negeri 18 Inpres Banua, Malunda,
  4. SD Negeri 12 Inpres Salutahongan,
  5. SD Negeri 28 Aholeang,
  6. SD Negeri 31 Rattepunaga,
  7. SMP Negeri 1 Malunda,
  8. SD Negeri 12 Inpres Pettabeang,
  9. SD Negeri 35 Joleng Mea,
  10. SD Negeri 39 Batususun.
    (Vino/Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed