Mamuju, nuansainfo.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hari ketiga digelar di Kecamatan Pangale, wilayah paling selatan Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perencanaan pembangunan daerah yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.
Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya usulan program yang benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat. Ia juga menekankan agar setiap usulan disusun berdasarkan skala prioritas, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan.
Baca Juga: https://nuansainfo.com/pemkab-mamuju-tengah-gelar-musrenbang-rkpd-2027-di-topoyo/
Dalam forum tersebut, Kecamatan Pangale disebut memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan kelapa sawit. Potensi ini dinilai perlu mendapat dukungan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: https://nuansainfo.com/wabup-askary-jangan-kotori-pohon-dengan-baliho-dan-spanduk/
Selain sektor ekonomi, perhatian terhadap peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan juga menjadi bagian penting dalam pembahasan Musrenbang. Forum ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
By. Adhie









