oleh

Mobil Relawan 86 Di Tarik Pemda Majene, BAIN HAM RI Sulbar, Melakukan Aksi Kumpul Koin

MAMUJU,NUANSAINFO.COM _ Penarikan mobil kijang milik pemerintah Kabupaten Majene, yang selama empat tahun digunakan oleh relawan siaga 86, menjadi viral di sosial media (Sosmed) sejak dua hari terakhir.

Informasi yang kini terlanjur viral di sosmed tak hanya menuai keprihatinan dari masyarakat Majene, namun kabar itu juga mengundang empati dari aktivis Badan Advokasi Investigasi Nasional Hak Azasi Manusia Republik Indonesia (Bain-Ham RI) Provinsi Sulawesi Barat.

Koordinator Bain Ham-RI Sulbar, M Basri kepada media, Senin, 22/6, mengaku ikut prihatin melihat perkembangan berita media maupun yang tersaji di sosmed Facebook.

“Sangat memiriskan atas sikap pemerintah daerah yang telah tegah hati mengambil alih kendaraan yang selama ini asas manfaat nya cukyp menyentuh masyarakat miskin. Apa pun dalilnya, ini kekeliruan besar. Dimana hati nurani mereka (pemkab Majene.red). Alasan penertiban aset oleh inspektorat maupun BPK tak bisa dirasionalkan. Masih ada cara lain tanpa harus menyita mobil ini. Apalagi, selama ini kendaraan itu tak satu senpun membebani APBD,” ujar M Basri.

Karena itu kata dia, sebagai bentuk dukungan moril terhadap relawan Siaga 86 di Majene, maka ia akan bergerak melakukan aksi kumpul koin untuk disumbangkan kepada penggiat aksi kemanusiaan di bumi Assamallewuang itu.

“Yang jelas kami akan bergerak cepat. Berapa pun yang terkumpul, maka koin itu akan kita sumbangkan ke pihak relawan. Ini juga bagian dari kritikan terhadap pemerintah daerah yang tegah niang memutus kerja sosial yang ada di daerah itu,” ujarnya lagi.

Aksi kumpul koin ini juga akan berlangsung di Majene. Kali ini juga bakal digagas oleh salah satu penggiat literasi budaya Majene, Tabri Taufiq M Mandra.

“Pokoknya saya akan bergerak untuk aksi kumpul koin. Paling tidak, dari koin yang terkumpul akan didonasikan kepada relawan. Kita harap, relawan itu segera memiliki mobil pengganti untuk melanjutkan aksi kemanusiaan yang sudah banyak meringankan beban warga miskin,” ucap Opi.(Rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed