oleh

Minta RDT, Diterima Surat Keterangan Sehat, PKM Sendana 1 Di Sorot

MAJENE,NUANSAINFO.COM – Hendak melakukan perjalanan dari Sulawesi Barat (Majene) menuju ke Sulawesi Tengah (Palu) Basaruddin bersama 4 kawannya dia harus di rapid tes perbatasan Pasangkayu dan Donggala.

Sebelumnya, Basaruddin dan 4 kawannya alamat Dusun Apoang, Desa Bukit Samang ke PKM meminta untuk di rapid tes tapi yang di berikan hanya keterangan dan berbadan sehat.

Menurutnya, Pihak Puskesmas Sendana 1 memberikan informasi tidak akurat bagi masyarakat yang mau melakan perjalanan keluar daerah.

“Tiba di PKM saya bertanya, apakah saya harus di rapid tes kalau saya ke Sulteng? Jawabannya tidak, kecuali kalau bapak mau menyebrang keluar pulau”. Kata Basar (Jum’at, 26 Juni 2020)

Setelah itu dia mengungkapkan, karena sudah mendengar penyampaian pihak medis dan diberikan keterangan berbadan sehat, dia langsung meninggalkan majene untuk melangsungkan perjalanan.

“Ternyata tiba di perbatasan sulbar-sulteng sekitar jam 9 pagi, saya di tolak, harus ada hasil rapid test, jadi kalau saya tidak di rapid tes itu hari mungkin sudah di suruh putar balik” Ungkapnya kepada wartawan.

Padahal dia harus masuk ke Palu pada waktu itu karena emergency terkait pemasaran hasil pertanian petani.

“Kita kan ada Petani binaandi provinsi sulawesi tengah dan Barat dan kami berempat, jadi kalau panen lagi, Kami mundar mandir lagi seperti sekarang ini jadi kami harus selalu melakukan rapid saat kami mau lewat” Pungkasnya.

Sedangkan masa berlaku rapid tes 3 hari dan berbayar sebanyak 350 ribu. Kunci Basaruddin

Penulis: Nuansainfo.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed