oleh

Masyarakat Soroti SPBU Malunda

NUANSAINFO.COM, MAJENE — SPBU Malunda disorotimasyarakat, di duga pengelola usaha SPBU, sudah lama tidak menyediakan bensin bersubsidi jenis premium.

Masyarakat melalui pemuda Malunda melakukan pengadvokasian untuk mengetahui apa penyebab pihak pengusaha SPBU tidak mau menyediakan bensin jenis premium.

Diketahui, SPBU Malunda sudah tiga tahun tidak menyediakan bensin brsubsidi jenis premium.

Menurutnya, salah seorang pemuda Malunda mengatakan, pada saat melakukan komunikasi ke pihak SPBU Malunda, mengaku mendapat pernyataan yang merugikan masyarakat. Selasa 25 agustus 2020

“Kami mengutus satu orang kesana (Baca: Pertamina) masa dia bilang mau – mauku” Kata Supriadi saat dikonfirmasi wartawan via whatsapp.

Supri juga mengungkapkan, bersama dengan beberapa masyarakat yang lain akan mengawal masalah sampai ada penjelasan dari pihak pengelola SPBU.

“Kemarin, kami sempat mau ketemu pengelola, tapi tidak sempat karena katanya ada di Majene, jadi kami tunggu sampai dia kembali”. Ungkapnya.

Selain itu, dia menerangkan pengelola SPBU Malunda sangat merugikan masyarakat setempat.

“Masyarakat disini rugi, karena profesi tukang bentor dan ojek, sopir, nelayan, bengkel, pabrik kelapa, traktor galung, itu semua kena imbasnya. karna semua pake bensin premium bersubsidi dan sangat menghambat pertumbuha. Ekonomi masyarakat”. Terangnya.

“Apalagi bensin yang selama ini masuk, itu dibeli dari tappalang, dan sangat terbatas”.Kunci Pemuda Malunda ini

Media nuansainfo.com berusaha menghubungi pihak pengelola SPBU sampai hari ini belum ada komunikasi sampai dimuatnya berita ini di meida.(IQ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed