oleh

Laksanakan Rapat Tertutup, Komisi III DPRD Majene, Di Tuntut Keterbukaan Informasi Publik

NUANSAINFO.COM, Majene – Rapat tertutup yang diselenggarakan komisi III DPRD disoroti beberapa pemuda kabupaten Sukran Tahir. Senin 20 Juli 2020.

Agenda rapat tersebut merupakan evaluasi kegiatan organisasi perangkat daerah sebagai mitra kerja komisi.

Menurutnya, rapat yang diselenggarakan pemerintah daerah (DPRD) mestinya ada pemberitahuan ke publik setelah rapat itu selesai dilaksanakan.

“Masyarakat juga mau tahu, apa yang didiskusikan pemerintah, kan ada humas yang punya peran menyampaikan, bisa melalui media sosial atau media massa”. Kata Sukran saat mengonfirmasi media.

Lebih jauh Sukran mengungkapkan, DPRD kemudian mestinya mempertimbangkan asas manfaatnya untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik yang diatur dalam undang-undang.

“Itu kan sudah tertuang dalam UU Nomor 14 tahun 2008 tentang KIP, kalaupun memang ada yang tertutup dan terbuka, itu hanya persoalan tekhnis”. Ungkap Sukran

Sementara itu, sekertari komisi III Budi mansur saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya melaksanakan dua agenda rapat pada hari senin, terkait mobil csr bantuan bank BPD dan sarana dan prasarana dokter ahli Rumah sakit majene.

“Mengenai mobil CSR ban BPD memang d peruntukkan untuk operasional RS, bukan ambulance sesuai MoU Pemda dengan bank BPD, Kemudian terkait sarana dan prasarana dokter ahli, dari 11 dokter, baru 8 yang difasilitasi kendaraan dinas 3 dokter belum”. Kata Budi politisi PKS Kabupaten Majene.

Namun, pihaknya juga mengakui bahwa keterbatasan sarana yang dimiliki oleh pemerintah daerah terkhusus rumah sakit umum daerah majene (dr. Ahli), itu akan menjadi perhatian di komisi III sebagai mitra kerja.

“Terkait sarana dan prasarana dokter ahli, dari 11 dokter, baru 8 yang difasilitasi kendaraan dinas 3 dokter yg belum difasilitasi kendaraan operasional, kami akan sampaikan kepemda untuk mengusahakan secepatnya”. Tegasnya

Sekedar diketahui, Komisi III DPRD Majene tidak pernah melakukan rapat tertutup kalau RDP, cuman memang jarang melakukan siaran langsung. Dan pihaknya akan sampaikan ke pimpinan agar sekertariat punya media center setiap kegiatan d DPRD untuk informasi ke Masyarakat. Tutup Budi Mansur.
Penulis: Nuansainfo.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed